HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dampingi Petani Poktan Rimbaraya II, Babinsa Loyang Kopda Saep Pajarudin Kawal Tanam Padi Musim Sadon di Cikedung

INDRAMAYU – Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional, dan peran aparat kewilayahan dalam mendampingi petani menjadi kunci keberhasilan panen. Di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, semangat tersebut kembali ditunjukkan oleh Kopda Saep Pajarudin, Babinsa setempat dari Koramil 1613/Terisi. Pada Kamis (25/6/2026), sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, Kopda Saep melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa pengecekan tanam padi pada Musim Tanam II (MT II) atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai Musim Sadon.

Kegiatan ini difokuskan pada lahan milik Bapak Nur, seorang anggota Kelompok Tani (Poktan) Rimbaraya II, dengan luas sawah mencapai 1 hektare. Lokasi penanaman berada di Pesawahan Blok Bedeng Tris, Desa Loyang. Kehadiran Babinsa di tengah hamparan sawah bukan hanya untuk memantau progres fisik penanaman, tetapi juga untuk memastikan bahwa para petani mendapatkan dukungan moral dan teknis dalam menghadapi tantangan musim tanam kali ini. Musim Sadon seringkali memiliki karakteristik cuaca dan kondisi tanah yang berbeda dibandingkan musim hujan utama, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam pengelolaan air dan pemupukan.

Dalam laporannya, Kopda Saep Pajarudin terlihat aktif berinteraksi dengan anggota Poktan Rimbaraya II. Ia melakukan inspeksi langsung terhadap kualitas bibit, kedalaman tanam, serta jarak antar tanaman untuk memastikan optimalisasi pertumbuhan padi. Pendampingan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko gagal panen akibat kesalahan teknis atau serangan hama dini. Dengan adanya Babinsa yang hadir di lapangan, petani merasa lebih tenang dan termotivasi untuk bekerja secara maksimal, knowing bahwa ada aparatur negara yang siap membantu jika terjadi kendala distribusi pupuk atau masalah keamanan lahan.

Poktan Rimbaraya II sendiri merupakan salah satu kelompok tani yang cukup aktif di Desa Loyang. Dukungan penuh terhadap bapak Nur sebagai pemilik lahan seluas 1 hektare ini menunjukkan solidaritas kelompok yang kuat. Dalam kegiatan tersebut, suasana berlangsung sangat akrab dan produktif. Para petani berbagi pengalaman mengenai teknik tanam yang efektif, sementara Kopda Saep memberikan masukan berdasarkan panduan dari penyuluh pertanian dan instruksi komando atas.

Selama kegiatan pendampingan berlangsung, situasi di wilayah Pesawahan Blok Bedeng Tris terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan dari pihak luar maupun konflik antarwarga yang menghambat proses penanaman. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran TNI di sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas sosial di pedesaan.

Langkah proaktif yang dilakukan oleh Kopda Saep Pajarudin ini sejalan dengan program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Kodim 0616/Indramayu. Komandan Distrik Militer telah menginstruksikan seluruh Babinsa untuk intensif turun ke sawah, terutama pada masa-masa kritis seperti penanaman dan panen. Dengan demikian, data real-time mengenai luas tanam dan potensi hasil panen dapat dilaporkan secara akurat kepada pemerintah daerah untuk perencanaan distribusi logistik pangan.

Keberhasilan penanaman padi di lahan Bapak Nur ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani lain di Desa Loyang dan sekitarnya. Jika semua lahan di Kecamatan Cikedung dapat dikelola dengan baik melalui pendampingan intensif seperti ini, target surplus beras di Kabupaten Indramayu akan semakin mudah dicapai. Sinergitas antara Babinsa, kelompok tani, dan pemerintah desa menjadi modal sosial yang tak ternilai dalam membangun kemandirian pangan bangsa.

Hingga berita ini diturunkan, Kopda Saep dan jajarannya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan tanaman padi di lahan dampingannya hingga masa panen tiba. Pendampingan tidak berhenti pada saat tanam, melainkan berlanjut pada perawatan, pengendalian hama, hingga pasca-panen. Dengan dedikasi tinggi seperti yang ditunjukkan oleh Babinsa Loyang ini, harapan besar menggantung pada kesuksesan Musim Sadon tahun 2026 ini, yang akan menentukan kesejahteraan ribuan keluarga petani di Indramayu.
Posting Komentar