Danramil 1612/Lelea Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Kali Mati, Percepat Konektivitas Desa Tempel Kulon
Juni 09, 2026
INDRAMAYU – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, Danramil 1612/Lelea, Kapten Inf Sudiyanto, melaksanakan kegiatan peninjauan lokasi pembangunan jembatan di atas Sungai Kali Mati. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa sore (9/6/2026), pukul 14.30 WIB hingga selesai, ini bertempat di Blok Weru, Desa Tempel Kulon, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Koordinat lokasi tepatnya berada di Latitude -6.433988° dan Longitude 108.198751°.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta mengevaluasi kondisi lapangan secara langsung. Kapten Inf Sudiyanto didampingi oleh Kuwu Desa Tempel Kulon, Bapak Caryono, beserta jajaran pamong desa. Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program pemerintah desa dalam mengatasi hambatan geografis yang selama ini menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan atau banjir.
Dalam tinjauannya, Danramil 1612/Lelea memeriksa titik pondasi dan struktur jembatan yang sedang dibangun. Ia berdiskusi dengan Kuwu Caryono mengenai tantangan teknis di lapangan, seperti kondisi tanah dan debit air sungai, serta memastikan bahwa material yang digunakan memenuhi standar keamanan. "Jembatan ini sangat vital bagi warga Blok Weru. Kita harus pastikan konstruksinya kokoh dan aman untuk dilintasi kendaraan maupun pejalan kaki," ujar Kapten Inf Sudiyanto.
Bapak Caryono, Kuwu Desa Tempel Kulon, menyampaikan apresiasi atas perhatian Danramil terhadap proyek strategis desa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan Kali Mati diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan memudahkan akses warga ke pusat kecamatan. "Dengan adanya pendampingan dan pengawasan dari TNI, kami merasa lebih yakin bahwa pembangunan ini akan berjalan lancar dan tepat waktu," katanya.
Kegiatan peninjauan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut berjalan dalam keadaan tertib dan aman. Tidak ditemukan adanya kendala berarti di lokasi proyek, dan suasana kerja para tukang terlihat semangat. Danramil juga berpesan agar aspek keselamatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama selama proses konstruksi berlangsung.
Langkah proaktif Danramil 1612/Lelea ini merupakan wujud nyata dari peran TNI dalam pembinaan teritorial di bidang infrastruktur. Sinergi antara Koramil 1612/Lelea dan Pemerintah Desa Tempel Kulon diharapkan dapat mempercepat penyelesaian jembatan Kali Mati, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan wilayah Lelea. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
