Jamin Kualitas Bibit Unggul, Babinsa Serka Dadan Wahyudin Kawal Proses Persemaian Padi di Desa Tugu
Juni 25, 2026
INDRAMAYU – Ketahanan pangan nasional tidak hanya bergantung pada luasnya lahan pertanian, tetapi juga pada kualitas bibit yang ditanam. Menyadari hal tersebut, Babinsa Desa Tugu dari Koramil 1607/Sliyeg, Serka Dadan Wahyudin, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi petani sejak tahap paling awal, yaitu persemaian. Pada Kamis (25/6/2026), pukul 10.00 WIB, Serka Dadan melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa penyiapan lahan sawah untuk persemaian bibit padi di area pesawahan Blok Bebas, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.15 WIB ini bertujuan strategis untuk meningkatkan produktivitas panen dan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah. Dalam laporannya, Serka Dadan Wahyudin terlihat langsung turun ke lumpur, berdiskusi teknis dengan pemilik lahan, Bapak Dedi, serta dua orang petani lainnya, Bapak Roji dan Bapak Surpa. Kehadiran Babinsa di lokasi persemaian memberikan jaminan bahwa proses penyemaian dilakukan sesuai dengan standar agronomi yang benar, sehingga tingkat keberhasilan tumbuh bibit dapat dimaksimalkan.
Persemaian merupakan fase krusial dalam budidaya padi. Jika bibit yang dihasilkan dari persemaian berkualitas rendah, maka potensi hasil panen di masa depan akan terancam. Oleh karena itu, Serka Dadan memastikan bahwa pengolahan tanah untuk bedengan persemaian telah dilakukan dengan sempurna, termasuk pengaturan drainase dan pemberian pupuk dasar yang tepat dosis. Interaksi antara Babinsa dan para petani berlangsung sangat dinamis. Bapak Dedi, selaku pemilik lahan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Serka Dadan yang selalu siap membantu memecahkan masalah teknis di lapangan.
"Saya merasa lebih tenang dengan adanya pendampingan dari Pak Babinsa. Beliau sering memberikan masukan tentang cara merawat bibit agar tidak mudah terserang penyakit," ujar Bapak Roji, salah satu petani yang hadir. Sementara itu, Bapak Surpa menambahkan bahwa koordinasi yang baik antara Babinsa dan kelompok tani di Desa Tugu telah banyak membantu mereka dalam mengakses informasi pertanian terbaru.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Blok Bebas Desa Tugu terpantau sangat aman dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan maupun konflik sosial yang menghambat aktivitas pertanian. Hal ini membuktikan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi juga sebagai fasilitator pembangunan di sektor riil masyarakat. Sinergitas antara TNI dan petani di Desa Tugu menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan humanis dapat mempercepat pencapaian target swasembada pangan.
Koramil 1607/Sliyeg melalui Serka Dadan Wahyudin terus mengintensifkan patroli dan pendampingan di berbagai titik pertanian di wilayah binaannya. Langkah ini sejalan dengan instruksi Komandan Kodim 0616/Indramayu untuk memastikan setiap jengkal lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan pengawasan ketat sejak tahap persemaian, diharapkan hasil panen di Desa Tugu pada musim mendatang akan mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Keberhasilan kegiatan pendampingan ini juga menjadi motivasi bagi petani lain di Kecamatan Sliyeg untuk lebih serius dalam mengelola lahan mereka. Dukungan penuh dari aparat kewilayahan seperti yang ditunjukkan oleh Serka Dadan Wahyudin menjadi energi positif bagi kemajuan sektor pertanian di Indramayu. Hingga berita ini diturunkan, proses persemaian di lahan Bapak Dedi berjalan lancar, dan para petani optimis akan menghasilkan bibit padi yang unggul dan siap tanam pada waktunya.
