Stabilitas Harga Terjaga di Haurgeulis, Sertu Ade Widarya Laporkan Harga Sembako Stabil di Pasar Daerah
Juni 06, 2026
INDRAMAYU – Kabar menggembirakan datang dari wilayah Kecamatan Haurgeulis, di mana stabilitas harga bahan pokok (sembako) terpantau sangat kondusif memasuki akhir pekan. Pada Sabtu pagi (6/6/2026), pukul 08.30 WIB, Anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Ade Widarya, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di Pasar Daerah Haurgeulis dan sejumlah kios/toko di wilayah tersebut. Hasil monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar komoditas strategis mengalami kestabilan harga, memberikan kelegaan bagi daya beli masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun Sertu Ade Widarya, harga beras medium tetap stabil di angka Rp13.000 per kilogram, seiring dengan melimpahnya pasokan lokal. Minyak goreng juga terjaga di level Rp17.000 per kilogram. Komoditas lainnya seperti jagung (Rp13.000/kg), kedelai lokal (Rp10.000/kg), gula pasir (Rp17.500/kg), bawang merah (Rp30.000/kg), bawang putih (Rp40.000/kg), telur ayam (Rp32.000/kg), daging sapi (Rp140.000/kg), dan daging ayam (Rp35.000/kg) semuanya dilaporkan tidak mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Kestabilan ini merupakan hasil dari upaya preventif yang terus dilakukan oleh jajaran TNI bersama Dinas Perdagangan dan pelaku usaha. Sertu Ade Widarya menekankan bahwa tujuan utama pemantauan ini bukan hanya mencatat harga, tetapi juga mengawasi kestabilan pasar, mencegah praktik penimbunan dan spekulasi, serta melindungi konsumen dari harga yang tidak wajar. "Alhamdulillah, hari ini harga-harga relatif tenang. Ini menunjukkan bahwa koordinasi antara supplier, pedagang, dan pengawas berjalan baik. Kami akan terus memastikan transparansi harga agar masyarakat merasa aman saat berbelanja," ujar Sertu Ade.
Para pedagang di Pasar Daerah Haurgeulis menyambut positif kehadiran Babinsa. Mereka menyatakan bahwa stabilitas harga memudahkan mereka dalam mengelola stok dan melayani pelanggan tanpa harus sering mengubah label harga. "Kalau harga stabil, kami juga tenang. Pembeli jadi lebih ramai karena tidak takut harganya tiba-tiba naik," kata salah satu pedagang beras.
Kegiatan pemantauan yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dalam keadaan aman dan tertib. Tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan barang atau permainan harga yang merugikan konsumen. Data ini menjadi bukti keberhasilan sinergi lintas sektor dalam mendukung kebijakan stabilisasi harga pemerintah di tingkat akar rumput.
Langkah proaktif Koramil 1615/Haurgeulis melalui Sertu Ade Widarya ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga kesejahteraan rakyat. Dengan pasar yang transparan dan akuntabel, perekonomian masyarakat Haurgeulis dapat terus bergeliat positif, menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan masyarakat yang sejahtera.
