Wujudkan Cita-Cita Generasi Muda, Babinsa Sertu Nur Amin Hadiri Pelepasan dan Kenaikan Kelas SDN 1 Anjatan
Juni 25, 2026
INDRAMAYU – Momen perpisahan sekolah dasar merupakan gerbang awal bagi seorang anak untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk memberikan dukungan moral dan memastikan suasana kondusif, unsur kewilayahan TNI terus hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam acara-acara edukatif. Pada Kamis (25/6/2025), pukul 09.00 WIB hingga selesai, Halaman SDN 1 Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, dipenuhi oleh kemeriahan dan haru biru. Sekolah tersebut menggelar acara Pawidya (Pelepasan Wisuda) bagi siswa kelas 6 serta perayaan kenaikan kelas untuk siswa kelas 1 hingga 5.
Kegiatan yang berlangsung hikmat namun meriah ini dihadiri oleh perwakilan dari Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Anjatan, menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, TNI, dan dunia pendidikan. Danramil 1614/Anjatan diwakili oleh Sertu Nur Amin, Kapolsek Anjatan diwakili oleh Aiptu H. Fatoni, serta Camat Anjatan yang diwakili oleh Kasi Trantib, H. Cakim. Kehadiran para aparat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk perhatian nyata terhadap perkembangan karakter dan masa depan anak-anak bangsa di wilayah binaan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN 1 Anjatan, Bapak Patno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswanya. Ia menekankan bahwa acara pelepasan ini bukan hanya tentang seremonial kelulusan, tetapi juga momen refleksi bagi para orang tua dan guru. "Semoga apa yang dicita-citakan oleh anak-anak kita, baik itu melanjutkan ke SMP, SMA, hingga perguruan tinggi, dapat menjadi kenyataan. Kami telah membekali mereka dengan ilmu dasar dan akhlak mulia," ujar Patno dengan penuh semangat.
Sertu Nur Amin, sebagai wakil dari Koramil 1614/Anjatan, memberikan motivasi khusus kepada para siswa kelas 6 yang akan segera meninggalkan bangku SD. Ia mengajak para siswa untuk tetap menjaga disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi pergaulan bebas dan narkoba. "Jadilah generasi yang tangguh. Jangan lupa sejarah perjuangan bangsa, dan tunjukkan bahwa kalian adalah aset berharga bagi Indonesia," pesan Sertu Nur Amin yang disambut tepuk tangan meriah dari 30 siswa peserta pawidya dan ratusan siswa lainnya.
Acara ini juga menampilkan berbagai keahlian dan bakat siswa, mulai dari tari tradisional, pidato bahasa Inggris, hingga pembacaan puisi tentang cita-cita masa depan. Atmosfer kebahagiaan terpancar jelas dari wajah-wajah polos para siswa yang baru saja naik kelas maupun yang telah lulus. Ketua Penyelenggara Pawidya dari pihak orang tua siswa, Bapak H. Ali, mengungkapkan terima kasih atas dukungan penuh dari pihak sekolah dan aparatur kecamatan. "Kehadiran Bapak-Bapak dari TNI, Polri, dan Pemkab membuat acara ini terasa lebih bermakna dan aman. Anak-anak merasa dihargai," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat tertib, aman, dan lancar. Tidak ada gangguan keamanan yang terjadi, berkat koordinasi yang solid antara panitia sekolah, orang tua, dan aparat kewilayahan. Para orang tua siswa tampak antusias mengabadikan momen penting putra-putri mereka, sementara para tamu undangan menikmati sajian pertunjukan seni dengan penuh apresiasi.
Langkah proaktif yang ditunjukkan oleh Sertu Nur Amin dan jajaran Muspika Anjatan ini sejalan dengan visi Kodim 0616/Indramayu untuk memperkuat ketahanan nasional melalui pembinaan generasi muda. Dengan menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, diharapkan lulusan SDN 1 Anjatan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.
Keberhasilan acara pelepasan dan kenaikan kelas ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan, keluarga, dan aparat negara dapat menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan inspiratif. Ke depan, SDN 1 Anjatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter siswa, dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Kecamatan Anjatan.
