Debut Memukau Ikhwan Ali Tanamal! Bek Muda Asal Tulehu Curi Perhatian Bobotoh Saat Persib Bandung Bungkam Arema FC di Piala Presiden 2026
Juli 27, 2026
BANDUNG – Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjadi saksi bisu lahirnya bintang baru di langit sepak bola Indonesia. Pada Sabtu (25/7/2026), dalam laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 yang mempertemukan PERSIB Bandung melawan Arema FC, seorang pemuda bernama Ikhwan Ali Tanamal mencuri perhatian publik. Pemain asal Tulehu tersebut menjalani debut pertamanya bersama skuad Pangeran Biru dengan penampilan yang sangat memukau, membantu timnya meraih kemenangan tipis 1-0 atas Singo Edan.
Meski berposisi asli sebagai winger, pelatih Igor Tolic memberikan kepercayaan penuh kepada Ikhwan untuk bermain sebagai bek kiri. Keputusan taktis ini ternyata membuahkan hasil manis. Ikhwan tampil berani, tenang, dan tidak canggung sedikit pun menghadapi tekanan dari para pemain senior Arema FC. Ia berhasil menutup ruang gerak lawan dan berkontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan lini pertahanan Persib yang solid sepanjang pertandingan.
Bagi Ikhwan, kesempatan ini adalah momen yang tak terlupakan. Setelah sebelumnya sempat memperkuat Persis Solo, ia kembali ke Bandung dengan status pemain yang terikat kontrak hingga tahun 2028. Mengenakan jersey kebanggaan salah satu klub terbesar di Indonesia, yaitu juara Super League tiga musim beruntun, menjadi pencapaian tertinggi dalam perjalanan karier profesionalnya saat ini.
"Tentunya cukup senang ya. Debut bersama tim besar, tim juara tiga kali di Liga Indonesia. Sangat bangga pastinya," ungkap Ikhwan dengan nada haru dalam wawancaranya pada Senin (27/7/2026). Ia menyadari bahwa bergabung dengan Persib berarti harus bersaing dengan banyak pemain top kelas nasional. Namun, hal itu justru menjadi bahan bakar motivasinya untuk terus berkembang dan membuktikan kualitas.
"Harapannya semoga bisa dapat menit bermain di sini. Pemain di sini bagus-bagus semua, pemain top. Semoga saya bisa terus berkembang," tambahnya. Sikap rendah hati dan semangat belajar inilah yang membuatnya cepat diterima oleh rekan-rekan setim dan staf pelatih.
Penampilan impresif Ikhwan langsung mendapat sambutan hangat dari Bobotoh, sebutan bagi pendukung setia Persib Bandung. Dukungan yang mengalir deras melalui media sosial dan sorak-sorai di tribun stadion diakui Ikhwan sebagai suntikan semangat luar biasa. Baginya, ekspektasi tinggi dari fans bukanlah beban berat, melainkan tanggung jawab mulia untuk terus meningkatkan performa.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk masyarakat Bandung dan Bobotoh. Support ini tidak menjadi beban, tapi justru jadi motivasi buat saya untuk terus berkembang lagi," pungkasnya.
Dengan debut yang begitu menjanjikan, nama Ikhwan Ali Tanamal kini mulai diperbincangkan sebagai salah satu aset masa depan Persib Bandung. Jika konsistensi ini dapat ia pertahankan, bukan tidak mungkin pemain muda berusia 22 tahun ini akan menjadi pilar utama Maung Bandung dalam mengarungi kompetisi domestik maupun kontinental di musim-musim mendatang.
