HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Megah dan Khidmat! Lettu Anton Susilo Hadiri Pembukaan MTQH Sliyeg 2026, 70 Qori Bersiap Tunjukkan Kebolehan demi Syiar Islam dan Persatuan Bangsa


INDRAMAYU – Suasana Aula Kantor Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, terasa begitu sakral dan penuh keharuan pada Selasa pagi (7/7/2026). Tepat pukul 09.00 WIB, acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Sliyeg Tahun 2026 resmi dibuka. Acara yang dihadiri oleh seluruh elemen muspika, tokoh agama, dan masyarakat ini bukan sekadar kompetisi baca Al-Qur’an biasa, melainkan sebuah pesta budaya religius yang menjadi barometer kualitas generasi muda dalam mencintai kitab suci umat Islam. Kehadiran Danramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom, beserta anggotanya, memberikan nuansa khusus: perpaduan harmonis antara semangat keagamaan dan ketegasan aparatur negara dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Acara yang diikuti oleh 70 peserta terbaik dari berbagai desa di Kecamatan Sliyeg ini dibuka dengan khidmat. Dimulai dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih melalui lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars MTQ yang menggugah semangat, suasana semakin syahdu saat ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan dengan merdu. Kehadiran para pejabat teras seperti Sekcam Sliyeg, Bapak Madi Suryadi, SKM., M.Kes. (mewakili Camat), Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana Setiaji, S.H., Kepala KUA H. Muhson Ahmad, S.Ag., M.H.I., serta Ketua MUI H. Hasanudin, menunjukkan betapa seriusnya pemerintah daerah dan tokoh agama dalam mendukung syiar Islam di bumi Wiralodra.

Lettu Anton Susilo dalam sambutannya menekankan pentingnya MTQ sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi antar instansi dan masyarakat. "MTQ bukan hanya soal siapa yang suaranya paling indah, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. Kehadiran TNI dalam acara ini juga merupakan wujud nyata dari peran Babinsa dan Danramil dalam pembinaan mental spiritual masyarakat. Dengan hadir di tengah-tengah qori dan qoriah, TNI menunjukkan bahwa mereka adalah bagian integral dari masyarakat yang peduli terhadap perkembangan moral dan akhlak generasi penerus bangsa.

Tujuan utama dari penyelenggaraan MTQH tingkat kecamatan ini sangat mulia. Pertama, untuk menyebarkan syiar Islam dan menambah kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja. Kedua, menjalin silaturahmi yang erat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan warga. Ketiga, dan yang tidak kalah penting, adalah mencari bibit-bibit Qori dan Qoriah berbakat yang nantinya akan mewakili Kecamatan Sliyeg di tingkat kabupaten. Dengan 70 peserta yang bersaing, diharapkan akan muncul talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Sliyeg di kancah yang lebih luas.

Selain para pejabat dan peserta, kehadiran para Kuwu dan Lebe se-Kecamatan Sliyeg serta Kepala UPTD juga menambah semarak acara. Ini menunjukkan bahwa MTQ adalah agenda bersama yang melibatkan seluruh lapisan kepemimpinan di tingkat dasar. Dukungan penuh dari para kepala desa dan pemuka agama lokal menjadi kunci sukses terselenggaranya event tahunan ini. Mereka menyadari bahwa generasi yang hafal dan paham Al-Qur’an adalah generasi yang akan membawa kedamaian dan kemajuan bagi desanya.

Kegiatan pembukaan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB tersebut berjalan dengan sangat aman, lancar, dan tertib. Tidak ada gangguan berarti, mencerminkan tingginya kesadaran dan rasa hormat peserta serta undangan terhadap acara keagamaan ini. Dokumentasi yang tertangkap kamera menunjukkan wajah-wajah penuh harap dan semangat dari para peserta, serta senyum kepuasan dari para panitia dan pejabat yang hadir.

Pembukaan MTQH Sliyeg 2026 ini menjadi starting point yang kuat bagi rangkaian lomba selanjutnya. Dengan dukungan penuh dari Muspika, termasuk peran aktif Koramil 1607/Sliyeg di bawah komando Lettu Anton Susilo, diharapkan acara ini dapat berjalan hingga puncak dengan sukses. Lebih dari itu, nilai-nilai persatuan, kesalehan, dan kebersamaan yang ditanamkan melalui MTQ ini diharapkan dapat meresap ke dalam jiwa setiap warga Sliyeg, menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bermartabat. Selamat berlomba, wahai para qori dan qoriah! Tunjukkan bahwa Sliyeg adalah gudangnya hafalan dan keindahan tilawah.
Posting Komentar