HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka F. Apik Inovatif Cegah Hama Tikus! Pasang Pagar Fiber di Lahan 350 Bata Milik Ibu Lusi, Petani Rajasinga Merasa Aman


INDRAMAYU – Upaya perlindungan tanaman pangan dari serangan hama terus dilakukan oleh Babinsa Koramil 1613/Terisi dengan cara-cara yang inovatif dan efektif. Pada Selasa (28/7/2026), mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, Serka F. Apik, Babinsa Desa Rajasinga, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa pemasangan pagar fiber untuk mencegah tikus masuk ke area persawahan. Kegiatan ini berlokasi di Blok Terisi Wetan, Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, tepatnya di lahan milik Ibu Lusi yang memiliki luas 350 bata.

Serangan tikus merupakan salah satu ancaman terbesar bagi petani padi, terutama pada fase vegetatif dan generatif tanaman. Kerugian yang ditimbulkan bisa sangat signifikan jika tidak segera ditangani. Menyadari hal tersebut, Serka F. Apik mengambil inisiatif untuk membantu Ibu Lusi memasang pagar berbahan dasar fiber di sekeliling lahannya. Metode ini dipilih karena dinilai lebih ramah lingkungan, tahan lama, dan efektif menghalau pergerakan tikus dibandingkan dengan penggunaan racun atau perangkap konvensional yang seringkali kurang maksimal.

Dalam pelaksanaannya, Serka F. Apik bekerja secara gotong royong bersama pemilik lahan. Pemasangan fiber dilakukan dengan rapi dan rapat di bagian pinggir sawah untuk memastikan tidak ada celah bagi hama untuk menyusup. Luas lahan 350 bata yang dipagari diharapkan dapat menjadi zona aman bagi pertumbuhan padi Ibu Lusi, sehingga potensi gagal panen akibat serangan tikus dapat diminimalisir secara drastis.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Ibu Lusi dan warga sekitar. Mereka merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya bertugas dalam aspek keamanan wilayah, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan untuk membantu memecahkan masalah pertanian yang dihadapi masyarakat. "Alhamdulillah, sekarang saya jadi lebih tenang merawat padi karena sudah ada pembatasnya. Terima kasih banyak kepada Pak Babinsa yang sudah repot-repot membantu," ungkap Ibu Lusi dengan rasa syukur.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gangguan dari pihak manapun, dan interaksi antara Babinsa dengan petani berjalan dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Langkah proaktif Serka F. Apik ini merupakan wujud nyata dari program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh TNI, di mana setiap Babinsa dituntut untuk peka terhadap kebutuhan petani di wilayah binaannya.

Dengan adanya inovasi pemasangan pagar fiber ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani lain di Desa Rajasinga dan sekitarnya untuk menerapkan metode pengendalian hama yang lebih modern dan berkelanjutan. Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan lokal akan terus diperkuat guna mewujudkan swasembada beras yang mandiri dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indramayu.
Posting Komentar