Sinergi TNI Koramil 1616 -Polri dan Satgas Desa Kandanghaur Gelar Apel KRYD, Waspadai Ancaman C3 dan Geng Motor di Malam Hari
Juli 12, 2026
INDRAMAYU – Keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Kandanghaur kembali diperkuat melalui langkah proaktif jajaran aparat kewilayahan. Pada Sabtu malam (11/7/2026), tepat pukul 20.30 WIB, Koramil 1616/Kandanghaur bersama Polsek Kandanghaur, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur Satgas Desa melaksanakan Apel Kesiapan Siaga Rawan Kriminalitas (KRYD). Kegiatan yang berlangsung hingga selesai ini menjadi titik awal dari serangkaian patroli dan operasi gabungan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kandanghaur.
Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kandanghaur, Joni, S.H., ini dihadiri oleh perwakilan dari empat elemen kunci keamanan wilayah. Dari sisi militer, Koramil 1616/Kandanghaur menurunkan dua personel andalannya, yakni Pelda Encen dan Sertu Anang PS. Sementara itu, Polsek Kandanghaur mengirimkan empat anggotanya, yaitu Aiptu Mushobirin, Aiptu Sugandi, Aipda Rohman, dan Bripda Wildan. Unsur Satpol PP Kandanghaur diwakili oleh Bapak Irawan dan Bapak Wahid. Tak ketinggalan, peran vital masyarakat juga terlihat melalui kehadiran Lurah Desa Parean Girang, Suyatno, beserta perangkat desa dan seorang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas/PHL) bernama Rusdaen.
Kombinasi personel dari instansi vertikal dan horizontal ini menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan konsep "Bhinneka Tunggal Ika" dalam pengamanan wilayah. Dengan melibatkan kepala desa dan perangkatnya, aparat keamanan memastikan bahwa setiap gerakan patroli memiliki dukungan intelijen sosial yang kuat dari warga setempat. Hal ini sangat krusial mengingat karakteristik kejahatan di tingkat kecamatan sering kali memanfaatkan celah informasi lokal.
Fokus utama dari giat KRYD malam ini adalah antisipasi terhadap tiga ancaman utama: Curas, Curat, dan Curanmor (C3); aktivitas Geng Motor yang kerap meresahkan warga; serta peredaran Miras (Minuman Keras) dan Senjata Tajam (Sajam). Selain itu, petugas juga waspada terhadap potensi penyalahgunaan bahan peledak dan pelanggaran lainnya yang rawan terjadi pada jam-jam padat aktivitas masyarakat atau saat suasana mulai sepi di larut malam. Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) juga menjadi bagian integral dari misi ini, mengingat dampaknya yang merusak tatanan sosial dan moral generasi muda.
Setelah apel dilaksanakan dengan tertib, seluruh peserta langsung bergerak ke lapangan untuk melaksanakan patroli dialogis dan razia mendadak di titik-titik rawan. Kehadiran mereka di jalanan tidak hanya bertujuan untuk menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga memberikan efek psikologis berupa rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas di malam hari. Interaksi antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat membuka saluran komunikasi bagi warga untuk melaporkan hal-hal mencurigakan tanpa rasa takut.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Kandanghaur terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya tindak pidana flagrante atau gangguan serius yang memerlukan penanganan khusus. Namun, kewaspadaan tetap dijaga tinggi mengingat dinamika kriminalitas yang bisa berubah kapan saja.
Keberhasilan giat KRYD ini merupakan buah dari sinergitas yang solid antara Danramil 1616/Kandanghaur, Kapolsek Joni, S.H., serta para pemimpin desa di wilayah tersebut. Dokumen pelaksanaan kegiatan telah dilampirkan sebagai arsip resmi. Melalui pendekatan preventif seperti ini, Pemkab Indramayu bersama Forkopimcam Kandanghaur terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan hidup warganya.
