HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

1.886 KK di Srengseng Diselamatkan, Serka Muksin Kawal Penyaluran Ratusan Ton Beras BULOG yang Redam Beban Ekonomi Warga Krangkeng!


INDRAMAYU – Suasana pagi di Aula Kantor Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, terasa begitu padat namun penuh harapan pada Kamis (27/8/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, ribuan warga tumpah ruah untuk menerima bantuan vital dari pemerintah. Dalam gelaran penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, sebanyak ratusan ton beras berhasil didistribusikan kepada 1.886 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di tengah tantangan ekonomi yang kian mencekam, kehadiran Serka Muksin, Babinsa Desa Srengseng, bersama perwakilan PT. KORP BULOG, menjadi tameng keamanan yang memastikan setiap butir beras sampai ke tangan yang tepat.

Penyaluran bantuan ini bukan sekadar ritual birokrasi, melainkan nyawa bagi hampir dua ribu keluarga di Desa Srengseng. Setiap Kepala Keluarga (KK) menerima jatah 30 kilogram beras, yang merupakan akumulasi bantuan untuk tiga bulan ke depan. Bagi warga berpenghasilan rendah, angka 30 kg ini berarti penghematan signifikan yang dapat dialihkan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, atau modal usaha kecil.

Serka Muksin tidak hanya berdiri sebagai pengawas. Ia aktif membantu panitia mengatur antrian, memprioritaskan lansia dan ibu hamil, serta memastikan tidak ada gesekan antarwarga yang berebutan giliran. Sinergitas antara TNI, BUMD (BULOG), dan Pemerintah Desa terlihat sangat solid dengan kehadiran perangkat desa serta Ketua RT/RW yang turut memantau langsung proses distribusi.

"Beras adalah kebutuhan pokok. Jika stok di rumah menipis, pikiran warga jadi tidak tenang. Dengan adanya bantuan alokasi tiga bulan ini, beban mereka berkurang drastis. Tugas kami adalah memastikan bantuan ini tidak diselewengkan dan benar-benar diterima oleh yang membutuhkan," tegas Serka Muksin sambil memeriksa daftar nama penerima.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Siti (45), mengaku sangat bersyukur. "Alhamdulillah, dapat 30 kg. Ini cukup buat makan sebulan lebih. Uang yang biasanya buat beli beras, sekarang bisa buat bayar sekolah anak. Terima kasih Pak Babinsa dan Pak Desa yang sudah membantu kami," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Perwakilan dari PT. KORP BULOG juga menyampaikan apresiasi atas ketertiban warga. "Kami bangga melihat warga Srengseng bisa antre dengan sabar dan tertib. Tidak ada kerusuhan, semua berjalan sesuai prosedur. Ini menunjukkan kematangan sosial masyarakat kita," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung dari pagi hingga selesai, situasi di Aula Kantor Desa Srengseng terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada keluhan berarti atau aksi protes. Panitia penyaluran bekerja dengan efisien berkat dukungan penuh dari aparat keamanan.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dan aparat kewilayahan terhadap kesejahteraan rakyat kecil. Dengan reduksi beban ekonomi melalui bantuan pangan, diharapkan stabilitas sosial di Desa Srengseng tetap terjaga. Warga pun berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya, mengingat masih banyak keluarga prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan di masa-masa sulit ini. Sebuah aksi kemanusiaan yang sederhana namun dampaknya begitu besar bagi kelangsungan hidup 1.886 keluarga di Indramayu.
Posting Komentar