HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Anggota Koramil 1610 Sertu Sudono Kawal Penyaluran 27 Ton Beras CBP yang Redam Kelaparan dan Beban Ekonomi Warga Krangkeng!


INDRAMAYU – Suasana pagi di Aula Kantor Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, terasa begitu padat namun penuh harapan pada Rabu (26/8/2026). Sejak dini hari pukul 00.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, ratusan warga tumpah ruah untuk menerima bantuan vital dari pemerintah. Dalam gelaran penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahun Anggaran 2026, sebanyak 27 ton 9 kilogram beras berhasil didistribusikan kepada 903 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di tengah tantangan ekonomi yang kian mencekam, kehadiran Sertu Sudono, Babinsa Desa Tanjakan, bersama Aipda Faisal Reza, Bhabinkamtibmas, menjadi tameng keamanan yang memastikan setiap butir beras sampai ke tangan yang tepat.

Penyaluran bantuan ini bukan sekadar ritual birokrasi, melainkan nyawa bagi ratusan keluarga di Desa Tanjakan. Setiap Kepala Keluarga (KK) menerima jatah 30 kilogram beras, yang dikemas dalam tiga kantong berukuran 10 kilogram untuk konsumsi selama tiga bulan ke depan. Bagi warga berpenghasilan rendah, angka 30 kg ini berarti penghematan signifikan yang dapat dialihkan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan anak atau biaya kesehatan.

Sertu Sudono tidak hanya berdiri sebagai pengawas. Ia aktif membantu panitia mengatur antrian, memprioritaskan lansia dan ibu hamil, serta memastikan tidak ada gesekan antarwarga yang berebutan giliran. Sinergitas tiga pilar—TNI, Polri, dan Pemerintah Desa—terlihat sangat solid dengan kehadiran Kuwu Desa Tanjakan, Bapak H. A. Wadi, yang turut memantau langsung proses distribusi.

"Beras adalah kebutuhan pokok. Jika stok di rumah menipis, pikiran warga jadi tidak tenang. Dengan adanya bantuan CBP ini, beban mereka berkurang drastis. Tugas kami adalah memastikan bantuan ini tidak diselewengkan dan benar-benar diterima oleh yang membutuhkan," tegas Sertu Sudono sambil memeriksa daftar nama penerima.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Siti (45), mengaku sangat bersyukur. "Alhamdulillah, dapat 30 kg. Ini cukup buat makan sebulan lebih. Uang yang biasanya buat beli beras, sekarang bisa buat bayar sekolah anak. Terima kasih Pak Babinsa dan Pak Desa yang sudah membantu kami," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Aipda Faisal Reza juga menyampaikan apresiasi atas ketertiban warga. "Kami bangga melihat warga Tanjakan bisa antre dengan sabar dan tertib. Tidak ada kerusuhan, semua berjalan sesuai prosedur. Ini menunjukkan kematangan sosial masyarakat kita," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung selama 11 jam, situasi di Aula Kantor Desa Tanjakan terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada keluhan berarti atau aksi protes. Panitia penyaluran bekerja dengan efisien berkat dukungan penuh dari aparat keamanan.

Kegiatan penyaluran CBP ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dan aparat kewilayahan terhadap kesejahteraan rakyat kecil. Dengan reduksi beban ekonomi melalui bantuan pangan, diharapkan stabilitas sosial di Desa Tanjakan tetap terjaga. Warga pun berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya, mengingat masih banyak keluarga prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan di masa-masa sulit ini. Sebuah aksi kemanusiaan yang sederhana namun dampaknya begitu besar bagi kelangsungan hidup 903 keluarga di Indramayu.
Posting Komentar