HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Tak Kenal Lelah di Hari Kemerdekaan! Babinsa Serma Sanudin Turun ke Sawah Dampingi Petani Cikedung, Cek Kesehatan Padi Seluas 20 Bata


INDRAMAYU – Sementara sebagian besar masyarakat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan upacara dan pesta rakyat, seorang prajurit TNI justru memilih jalan berbeda untuk mengabdi. Pada Senin siang, 17 Agustus 2026, tepat pukul 09.00 WIB, Serma Sanudin, anggota Koramil 1613/Terisi, terlihat sibuk mondar-mandir di pematang sawah Desa Cikedung Kidul, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Bukan untuk bersantai, Babinsa yang satu ini tengah melaksanakan tugas mulia: pendampingan pertanian Musim Tanam (MT) II tahun 2026.

Di tengah terik matahari yang mulai meninggi, Serma Sanudin dengan teliti mengecek kondisi tanaman padi milik Bapak Yani. Lahan seluas 20 bata tersebut menjadi fokus perhatian utama sang Babinsa. Dengan sepatu bot yang masih menempel lumpur dan keringat yang membasahi seragam lorengnya, ia memeriksa satu per satu rumpun padi untuk memastikan tidak ada serangan hama atau penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan. Aksi nyata ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bagi TNI tidak hanya dimaknai dengan kata-kata, tetapi juga dengan kerja keras mendukung ketahanan pangan nasional.

Kehadiran Serma Sanudin di lahan milik Bapak Yani disambut hangat oleh sang pemilik lahan. Bagi petani seperti Bapak Yani, kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas pengawasan, melainkan sumber motivasi dan bantuan teknis yang sangat berarti. "Senang sekali ada Pak Tentara yang mau repot-repot cek padi saya di hari libur begini. Ini membuat kami merasa tidak sendirian dalam berjuang memenuhi kebutuhan pangan," ungkap Bapak Yani dengan wajah penuh syukur. Interaksi akrab antara Babinsa dan petani ini semakin memperkuat ikatan emosional antara TNI dan rakyat, membuktikan slogan "TNI Manunggal Bersama Rakyat" bukan sekadar slogan kosong.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program strategis TNI dalam mendukung swasembada pangan pemerintah. Melalui pendampingan intensif selama MT II 2026, para Babinsa diharapkan dapat membantu petani mengatasi berbagai kendala lapangan, mulai dari ketersediaan air, pemupukan, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT). Serma Sanudin memberikan arahan sederhana namun efektif kepada Bapak Yani mengenai cara perawatan padi di fase kritis ini, agar hasil panen nanti bisa maksimal dan menguntungkan.

Suasana di persawahan Desa Cikedung Kidul pagi itu terasa berbeda. Di tengah hingar-bingar perayaan kemerdekaan di tempat lain, di sudut sawah ini terjadi dialog produktif antara aparat keamanan dan produsen pangan. Tidak ada jarak antara Serma Sanudin dan Bapak Yani; mereka berbaur dalam satu tujuan mulia: memastikan lumbung padi Indramayu tetap terjaga. Kegiatan yang berlangsung lancar ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di garda terdepan, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga dalam menjaga kedaulatan pangan.

Dengan dedikasi tinggi seperti yang ditunjukkan oleh Serma Sanudin, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Cikedung dapat terus meningkat. Langkah kecil mengecek 20 bata sawah mungkin tampak sederhana, namun jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh Babinsa di wilayah Indramayu, dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan petani dan stabilitas harga beras nasional. Selamat bertugas, Serma Sanudin! Engkau adalah pahlawan pangan yang sesungguhnya di masa kemerdekaan ini.
Posting Komentar