HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Pelda H. Suganda Kawal Progres Pembangunan Koramil Cikedung Capai 52 Persen


INDRAMAYU – Pembangunan fisik Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1618/Cikedung yang berlokasi di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, kegiatan konstruksi berjalan dengan lancar dan tertib di bawah pengawasan langsung Babinsa setempat, Pelda H. Suganda dari Koramil 1613/Terisi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut menandai pencapaian progres pembangunan sebesar 52 persen. Angka ini menjadi indikator positif bahwa target penyelesaian fasilitas militer pendukung keamanan wilayah tersebut dapat tercapai sesuai jadwal yang telah direncanakan. Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga sebagai simbol kepedulian TNI terhadap infrastruktur pertahanan di tingkat kewilayahan.

Berdasarkan laporan lapangan, sejumlah pekerjaan teknis prioritas dilakukan secara simultan oleh para tenaga ahli dan tukang masyarakat. Fokus utama pekerjaan pada hari itu meliputi pengecoran sloop atas dan tiang kajebo, yang merupakan elemen struktural vital untuk memastikan kekuatan bangunan tahan terhadap beban dan kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, tim konstruksi juga melaksanakan pemasangan herbel, sebuah komponen penting dalam sistem rangka atap yang memerlukan ketelitian tinggi agar atap bangunan nantinya kokoh dan rapi.

Tidak berhenti pada struktur utama bangunan kantor, perhatian khusus juga diberikan pada aspek estetika dan aksesibilitas lingkungan koramil. Para tukang terlihat sibuk membuat kerangka atap serta merakit kerangka untuk podasi patung Macan. Patung Macan sendiri merupakan simbol khas yang sering diasosiasikan dengan ketegasan dan kekuatan, yang kehadirannya diharapkan dapat menambah wibawa serta identitas visual dari Koramil 1618/Cikedung.

Selain itu, upaya peningkatan aksesibilitas juga menjadi bagian dari agenda pembangunan hari ini. Tim konstruksi melakukan pembuatan "berangkat" atau struktur awal untuk jembatan akses menuju area koramil. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada gedung utama, tetapi juga memperhatikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi personel maupun masyarakat yang berkunjung ke markas komando tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan sekitar 15 orang tukang dari kalangan masyarakat setempat. Pelibatan tenaga kerja lokal ini sejalan dengan prinsip pemberdayaan ekonomi warga sekitar sekaligus menjaga hubungan harmonis antara instansi militer dengan masyarakat sipil. Pelda H. Suganda yang hadir memantau jalannya pekerjaan memastikan bahwa seluruh aktivitas berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan selama proses konstruksi berlangsung, yang mencerminkan koordinasi yang baik antara pihak pengelola proyek, pengawas, dan para pekerja.

Komandan Kodim 0616/Indramayu sebelumnya telah menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur satuan untuk mendukung tugas pokok TNI AD dalam pembinaan territorial. Dengan capaian progres 52 persen ini, Koramil 1618/Cikedung diharapkan segera dapat beroperasi secara maksimal dengan fasilitas yang lebih representatif.

Keberhasilan tahap demi tahap pembangunan ini tidak lepas dari peran aktif Babinsa seperti Pelda H. Suganda yang senantiasa turun langsung ke lapangan. Kehadirannya memberikan motivasi bagi para pekerja untuk tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja. Masyarakat Desa Cikedung Lor juga menyambut positif adanya pembangunan ini, karena keberadaan koramil yang memadai akan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam menjaga kamtibmas di wilayah Kecamatan Cikedung.

Ke depan, sisa pekerjaan yang mencakup 48 persen lainnya akan terus dikebut dengan tetap memperhatikan standar kualitas konstruksi militer. Diharapkan, dengan selesainya pembangunan ini, Koramil 1618/Cikedung dapat menjadi pusat komando yang tangguh dalam melayani masyarakat dan menjaga kedaulatan negara di garis depan wilayah Indramayu.
Posting Komentar