HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Sambangi Ponpes di Desa Kendayakan, Ada Pesan Penting dari Balik Silaturahmi yang Dilakukan


Indramayu – Peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) tidak hanya terbatas pada pembinaan teritorial di lingkungan masyarakat, tetapi juga membangun komunikasi dengan berbagai elemen, termasuk kalangan pesantren. Melalui komunikasi sosial (Komsos), hubungan antara aparat kewilayahan dan tokoh agama terus diperkuat guna menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Hal itu terlihat dalam kegiatan yang dilaksanakan Babinsa Desa Kendayakan, Serma Ahmad Sugito, anggota Koramil 1613/Terisi, yang mengunjungi Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Desa Kendayakan, Blok Lungsemut, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Minggu (2/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Serma Ahmad Sugito bersilaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, KH Abdullah Toha, bersama putranya, KH Ahmad Naim. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara TNI dan kalangan pesantren.

Kegiatan komunikasi sosial ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa sebagai upaya memperkuat hubungan dengan seluruh komponen masyarakat. Pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah. Komunikasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat koordinasi apabila terdapat persoalan yang memerlukan perhatian bersama, sehingga dapat diselesaikan secara cepat melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga dimanfaatkan Babinsa untuk menyerap aspirasi dari para tokoh agama mengenai kondisi sosial kemasyarakatan. Masukan dari para ulama dinilai penting sebagai bahan dalam memetakan perkembangan situasi di wilayah binaan sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kedekatan antara Babinsa dan lingkungan pesantren menjadi salah satu bentuk sinergi yang terus dibangun. Dengan komunikasi yang intensif, diharapkan hubungan harmonis antara aparat teritorial dan tokoh agama semakin kuat sehingga mampu menciptakan suasana yang kondusif di tengah kehidupan masyarakat.

Keberadaan tokoh agama dan pengasuh pesantren memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong. Karena itu, kolaborasi dengan aparat kewilayahan menjadi langkah strategis dalam mendukung stabilitas sosial di daerah.

Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial terus didorong untuk aktif hadir di tengah masyarakat, baik melalui kegiatan komunikasi sosial, pendampingan, maupun pembinaan wilayah. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi yang terjalin diharapkan semakin mempererat hubungan antara Koramil 1613/Terisi dengan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar