HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa, Serma Ahmad Sugito Turun ke Sawah Dampingi Petani Kendayakan Semprot Hama Padi


INDRAMAYU – Ketahanan pangan nasional tidak lepas dari peran vital para petani di garis depan. Untuk memastikan hasil panen optimal dan melindungi tanaman dari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), pendampingan intensif oleh aparat TNI melalui program Babinsa menjadi kunci suksesnya Musim Tanam. Kali ini, fokus perhatian tertuju pada lahan persawahan di Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Pada Kamis (20/8/2026), sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai, Serma Ahmad Sugito, anggota Koramil 1613/Terisi, Kodim 0616/Indramayu, turun langsung ke tengah hamparan sawah. Ia melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa penyemprotan daun padi untuk pencegahan hama yang menyerang bagian daun dan batang tanaman. Kegiatan ini merupakan bagian nyata dari dukungan TNI terhadap keberhasilan Musim Tanam II Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Terisi.

Lokasi pendampingan kali ini berada di lahan milik Bapak Wasja, yang terletak di Blok Lungsemut, Desa Kendayakan. Serma Ahmad Sugito tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga terlibat aktif dalam proses penyemprotan bersama pemilik lahan. Hal ini dilakukan untuk memberikan motivasi sekaligus memastikan bahwa teknik penyemprotan pestisida atau pupuk daun dilakukan dengan benar, tepat dosis, dan merata ke seluruh bagian tanaman yang rentan diserang hama seperti wereng, walang sangit, atau ulat grayak.

Serma Ahmad Sugito menjelaskan bahwa fase pertumbuhan padi sangat krusial. Jika daun dan batang terserang hama tanpa penanganan cepat, fotosintesis tanaman akan terganggu, sehingga bulir padi bisa menjadi hampa atau bobot panennya menurun drastis. "Pendampingan ini bertujuan agar Bapak Wasja dan petani lainnya di blok ini merasa didampingi. Kita pastikan tanamannya sehat sampai masa panen," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kehadiran Babinsa di tengah sawah juga menjadi momen untuk berdiskusi mengenai kondisi iklim dan jadwal tanam berikutnya. Serma Ahmad Sugito mengajak Bapak Wasja untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa memicu ledakan populasi hama. Dengan deteksi dini dan tindakan preventif seperti penyemprotan rutin, risiko gagal panen dapat diminimalisir.

Bapak Wasja selaku pemilik lahan mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Serma Ahmad Sugito. Menurutnya, bantuan tenaga dan arahan teknis dari Babinsa sangat membantu meringankan beban kerja petani, terutama di saat musim sibuk seperti ini. "Alhamdulillah ada Babinsa yang mau turun langsung. Jadi kita lebih semangat merawat padi karena merasa tidak sendirian," ucap Wasja dengan wajah berseri-seri.

Selama kegiatan pendampingan berlangsung, situasi di area persawahan terpantau tertib dan aman. Tidak ada gangguan berarti, baik dari aspek keamanan maupun teknis lapangan. Aktivitas pertanian berjalan lancar dengan koordinasi yang baik antara Babinsa dan kelompok tani setempat.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0616/Indramayu senantiasa menginstruksikan jajarannya untuk terus mendampingi petani mulai dari pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Langkah ini sejalan dengan perintah atasan untuk menjaga swasembada pangan dan kesejahteraan petani. Dengan adanya pendampingan seperti yang dilakukan Serma Ahmad Sugito di Desa Kendayakan, diharapkan produktivitas padi di Kecamatan Terisi dapat meningkat dan berkontribusi positif bagi stok pangan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi lahan padi di Blok Lungsemut terlihat hijau dan subur. Sinergitas antara TNI dan petani terus dijalin demi mewujudkan lumbung pangan yang kuat di Kabupaten Indramayu.
Posting Komentar