HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Cegah Perundungan Sejak Dini, Babinsa Krangkeng Sosialisasi Karakter dan Disiplin di MI New Kedungwungu


INDRAMAYU – Upaya pencegahan perilaku perundungan (bullying) di kalangan siswa sekolah dasar terus digencarkan oleh jajaran TNI melalui pendekatan humanis dan edukatif. Pada Sabtu pagi, 8 Agustus 2026, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Serka Sudono, melaksanakan kegiatan sosialisasi anti-bullying yang bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) New, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Sekolah MI New, Ibu Epah, S.Pd., beserta seluruh dewan guru dan ratusan siswa-siswi.

Serka Sudono menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Dalam paparannya, ia menyoroti tujuh poin utama pembentukan karakter siswa, yaitu: menolak segala bentuk bullying ("Say No to Bully"), menjaga disiplin belajar, membiasakan datang tepat waktu ke sekolah, berpakaian rapi dan sopan, serta patuh dan taat kepada orang tua. Selain itu, Serka Sudono juga menanamkan nilai-nilai moral untuk selalu menghormati guru dan menghargai teman sebaya sebagai kunci menjadi siswa yang berkarakter unggul.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak kecil mereka sudah dibiasakan dengan sikap saling menyayangi dan menghormati, maka masa depan Indonesia akan lebih cerah. Jangan biarkan bullying merusak pertemanan kalian," ujar Serka Sudono di hadapan para siswa yang tampak antusias mendengarkan.

Kepala Sekolah MI New, Ibu Epah, S.Pd., menyambut baik inisiatif Babinsa Koramil 1610/Krangkeng ini. Ia menilai bahwa kolaborasi antara pihak sekolah dan aparat kewilayahan sangat efektif dalam membentuk mentalitas siswa yang kuat dan berakhlak mulia. "Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa karena telah meluangkan waktu untuk mendidik anak-anak kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan karakter di era sekarang," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau tertib, aman, dan kondusif. Para siswa terlihat aktif bertanya dan berinteraksi dengan Serka Sudono, menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Kehadiran Babinsa di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai simbol keamanan, tetapi juga sebagai mitra edukasi yang membantu sekolah dalam mencetak generasi muda yang disiplin, tangguh, dan bebas dari kekerasan.

Koramil 1610/Krangkeng berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan sosialisasi serupa di berbagai satuan pendidikan di wilayahnya. Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka kejadian bullying dan menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat bagi tumbuh kembang anak-anak di Kecamatan Krangkeng.
Posting Komentar