Dampingi Petani Kendayakan Semprot Nutrisi Padi Varietas Kebo Putih, Babinsa Serma Ahmad Sugito Optimis Panen Melimpah
Agustus 08, 2026
INDRAMAYU – Upaya maksimalisasi hasil panen pada Musim Tanam II (MT II) tahun 2025/2026 terus digencarkan oleh jajaran TNI di wilayah Kabupaten Indramayu. Pada Sabtu pagi, 8 Agustus 2026, Babinsa Desa Kendayakan, Serma Ahmad Sugito, turun langsung ke sawah untuk melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa penyemprotan nutrisi pada tanaman padi. Kegiatan ini berlangsung di persawahan Blok Mecat, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Lahan yang menjadi fokus pendampingan kali ini milik Bapak Herman, seorang petani lokal yang menanam padi jenis varietas "Kebo Putih" seluas 0,5 hektare. Varian padi ini dikenal memiliki potensi hasil yang tinggi namun memerlukan perawatan intensif, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi selama fase vegetatif dan generatif. Kehadiran Serma Ahmad Sugito di tengah hamparan sawah tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dukungan teknis dan moral bagi petani agar dapat menerapkan pola tanam yang benar sesuai anjuran penyuluh pertanian.
Dalam kegiatan penyemprotan nutrisi ini, Serma Ahmad turut membantu mempersiapkan campuran pupuk cair dan pestisida organik untuk memastikan dosis yang tepat bagi tanaman. Ia juga berdialog dengan Bapak Herman mengenai pentingnya timing atau waktu penyemprotan yang efektif, yaitu saat angin tidak terlalu kencang dan tanaman dalam kondisi kering dari embun pagi. "Pemberian nutrisi tambahan ini sangat krusial untuk mengisi bulir padi agar bernas dan tidak hampa. Dengan perawatan yang baik, kita optimis hasil panen nanti akan memuaskan," ujar Serma Ahmad di sela-sela aktivitasnya.
Bapak Herman mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran Babinsa di lahannya. Menurutnya, pendampingan dari pihak TNI memberikan semangat tersendiri dan mengurangi beban kerja fisik, sekaligus menambah wawasan tentang teknik perawatan padi modern. "Alhamdulillah dibantu Pak Babinsa, jadi lebih ringan kerjanya dan kami jadi lebih paham cara merawat padi Kebo Putih ini agar hasilnya maksimal," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gangguan berarti yang terjadi, baik dari sisi keamanan wilayah maupun teknis pelaksanaan penyemprotan. Sinergitas antara Babinsa dan petani di Desa Kendayakan terlihat sangat solid, menciptakan suasana gotong royong yang khas di pedesaan Jawa Barat.
Koramil 1613/Terisi melalui Serma Ahmad Sugito menegaskan bahwa pendampingan ini akan terus dilakukan secara berkala hingga masa panen tiba. Pemantauan rutin terhadap pertumbuhan tanaman, ketersediaan air irigasi, dan antisipasi serangan hama seperti wereng atau penggerek batang akan menjadi fokus utama di minggu-minggu mendatang. Dengan komitmen penuh dari semua pihak, diharapkan Desa Kendayakan dapat berkontribusi signifikan terhadap stok beras daerah dan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani setempat melalui optimalisasi lahan seluas 0,5 hektare tersebut.
