HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gotong Royong Bangun Markas, Babinsa dan Warga Cikedung Lor Percepat Pembangunan Koramil 1618


INDRAMAYU – Semangat kebersamaan antara aparat TNI dan masyarakat kembali terlihat nyata di Kabupaten Indramayu. Pada Minggu (09/08/2026), suasana berbeda tampak di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung. Bukan sekadar aktivitas rutin, puluhan warga setempat bersama anggota TNI bahu-membahu melanjutkan proyek pembangunan fisik Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) 1618/Cikedung. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat gotong royong yang tinggi.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa progres pembangunan telah mencapai angka 60 persen. Berbagai jenis pekerjaan konstruksi dilakukan secara simultan untuk memastikan target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal. Salah satu fokus utama pada hari itu adalah pekerjaan pengecoran sloop atas, sebuah elemen struktur penting yang berfungsi sebagai pengikat kolom agar bangunan lebih kokoh menahan beban. Selain itu, para pekerja juga sibuk memasang kerangka atap, menandai transisi dari tahap struktur vertikal menuju penutup bangunan.

Tidak hanya berfokus pada bangunan utama, kegiatan hari itu juga mencakup aspek estetika dan keamanan lingkungan koramil. Sejumlah tenaga ahli dan warga melakukan penggalian pondasi untuk dudukan patung Macan. Patung ini nantinya akan menjadi simbol kekuatan dan kewaspadaan di halaman Koramil. Sementara itu, di area lain, tim konstruksi mulai membuat kerangka jembatan akses, serta melakukan pengecoran balok gantung di dua area vital, yaitu ruang staf Koramil dan ruang lobi. Pengecoran balok gantung ini merupakan tahapan krusial untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para personel yang bertugas maupun tamu yang berkunjung.

Hadir langsung memantau dan terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Peltu Rudiyanto, Danpos Koramil 1613/Terisi. Kehadiran pimpinan lapangan ini memberikan motivasi tersendiri bagi para pekerja. Namun, yang tak kalah menarik adalah keterlibatan aktif dari unsur Babinsa (Bintara Pembina Desa). Meskipun dalam laporan teknis disebutkan kehadiran Danpos, esensi dari kegiatan ini sangat kental dengan peran Babinsa sebagai perekat sosial. Babinsa Koramil 1618/Cikedung diketahui terus mengawal jalannya pembangunan, memastikan koordinasi antara tukang dan material berjalan lancar, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Partisipasi masyarakat dalam proyek ini sangat signifikan. Tercatat sebanyak 20 orang tukang dari kalangan warga setempat dilibatkan dalam proses konstruksi. Keterlibatan warga ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk dukungan moral terhadap institusi TNI yang selalu hadir membantu masyarakat saat kesulitan, hal ini juga memberikan dampak ekonomi positif berupa penyerapan tenaga kerja lokal. Para tukang bekerja dengan teliti di bawah pengawasan ketat untuk memastikan kualitas bangunan memenuhi standar ketahanan dan keamanan.

Suasana selama kegiatan berlangsung terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gesekan atau hambatan berarti yang terjadi selama proses konstruksi berlangsung. Hal ini membuktikan bahwa hubungan sinergis antara TNI dan rakyat di wilayah Kecamatan Cikedung terjalin dengan sangat baik. Komunikasi yang terbangun melalui pendekatan Babinsa di tingkat desa berhasil menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.

Komandan Kodim 0616/Indramayu sebelumnya telah menekankan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas militer yang tidak hanya berfungsi sebagai markas komando, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat. Dengan tercapainya progres 60 persen, diharapkan Koramil 1618/Cikedung dapat segera beroperasi secara maksimal dalam fungsi barunya. Fasilitas yang lebih representatif ini nantinya akan mendukung tugas-tugas Babinsa dalam pembinaan teritorial, penanganan bencana, serta peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kegiatan pada Minggu pagi itu ditutup dengan rasa puas atas capaian yang diperoleh. Bagi warga Cikedung Lor, melihat Koramil mereka dibangun dengan tangan mereka sendiri adalah sebuah kebanggaan. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI tidak pernah jauh dari rakyatnya, dan Babinsa senantiasa menjadi garda terdepan dalam mempersatukan elemen masyarakat untuk tujuan pembangunan yang lebih baik. Ke depan, seluruh pihak berkomitmen untuk menyelesaikan sisa 40 persen pekerjaan dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja.
Posting Komentar