HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Jamin Pasokan Air MT II, Babinsa Kedokan Gabus Koramil 1617 Gabuswetan Gelar Aksi 'Giring Air' Malam Hari di Blok Ki Buyut Sabun


INDRAMAYU – Untuk memastikan ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian menjelang puncak Musim Tanam (MT) II tahun 2026, Babinsa Desa Kedokan Gabus, Koramil 1617/Gabuswetan (GBW), Serda Agus Dwi Wibowo, melaksanakan kegiatan "giring air" atau pengaturan aliran air irigasi. Kegiatan yang berlangsung pada Senin malam (3/8/2026), mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini, bertempat di area persawahan Desa Kedokan Gabus, tepatnya di jalur pengairan dari Blok Sirah Banteng menuju Blok Ki Buyut Sabun dan Blok Pilang.

Kegiatan giring air ini dilakukan secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama para petani. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman padi yang sedang memasuki fase kritis, sehingga diharapkan dapat mendukung pencapaian panen maksimal pada MT II nanti. Pengaturan aliran air di malam hari dipilih untuk meminimalisir penguapan dan memastikan distribusi air lebih efisien ke petak-petak sawah yang menjadi prioritas.

Dalam pelaksanaannya, Serda Agus Dwi Wibowo tidak bekerja sendiri. Ia berkolaborasi erat dengan unsur pemerintah desa dan keamanan setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kuwu Desa Kedokan Gabus, Bapak Raswa; Bhabinkamtibmas Desa Kedokan Gabus, Aiptu Rudi; serta para pamong desa. Tak lupa, kehadiran tokoh kunci pengelolaan air seperti Raksa Bumi Desa Kedokan Gabus, Bapak Tarjani, beserta mitra cai (kelompok pengelola air) sangat vital dalam membuka dan menutup pintu air sesuai koordinat yang ditentukan.

Suasana kegiatan terpantau tertib, aman, dan lancar meski dilakukan di malam hari. Koordinasi yang baik antara Babinsa, perangkat desa, aparat kepolisian, dan kelompok tani berhasil mencegah potensi konflik antarpetani terkait pembagian jatah air. Kehadiran Babinsa di lapangan memberikan rasa adil dan transparansi bagi para petani, karena mereka melihat langsung bahwa distribusi air dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama, bukan kepentingan sepihak.

Dengan terlaksananya giring air ini, para petani di Blok Ki Buyut Sabun dan Blok Pilang merasa lebih tenang karena lahan mereka mendapatkan pasokan air yang cukup. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Desa dalam pengelolaan sumber daya air ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menyelesaikan permasalahan teknis pertanian di tingkat akar rumput, demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.
Posting Komentar