HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Koptu Budiarso 'Gedor' Hati Pemuda Purwajaya, Giat Komsos di Blok Singajaya Sukses Ciptakan Harmonisasi TNI-Rakyat yang Menggetarkan!


INDRAMAYU – Suasana siang hari di Blok Singajaya, Desa Purwajaya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (21/8/2026), terasa begitu hidup dan penuh energi positif. Sejak pukul 13.30 WIB, kehadiran Babinsa Koramil 1610/Kerangkeng, Koptu Budiarso, berhasil menyedot perhatian puluhan warga dan tokoh pemuda setempat. Dalam gelaran Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar secara santai namun bermakna mendalam, sosok prajurit TNI ini tidak hanya datang sebagai aparat keamanan, tetapi sebagai sahabat dan mitra diskusi yang siap mendengarkan segala keluh kesah masyarakat.

Koptu Budiarso tampak akrab berbaur dengan para pemuda dan sesepuh desa. Tidak ada sekat kaku antara seragam loreng dan pakaian sipil. Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjalin silaturahmi yang lebih harmonis, sekaligus mempererat tali kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui komunikasi dua arah yang intensif. Bagi Koptu Budiarso, pendekatan humanis adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah binaan.

"Kami hadir di sini bukan untuk menggurui, tapi untuk belajar dari masyarakat. Kami ingin tahu apa yang sebenarnya dirasakan warga, apa harapan mereka, dan apa kendala yang dihadapi sehari-hari," ungkap Koptu Budiarso di tengah hangatnya obrolan sore itu.

Tujuan utama dari kegiatan ini sangat jelas: mengetahui kondisi serta perkembangan situasi di wilayah secara langsung dari sumber pertama, yaitu warga itu sendiri. Dengan adanya dialog terbuka, Babinsa dapat mengidentifikasi potensi permasalahan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik sosial yang lebih besar. Mulai dari isu keamanan lingkungan, ketertiban umum, hingga partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, semua dibahas dengan kepala dingin dan solusi yang konstruktif.

Para tokoh pemuda Desa Purwajaya menyambut baik inisiatif ini. Mereka merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses penjagaan konditivitas wilayah. Salah satu tokoh pemuda, Rian Saputra (28), mengaku terkesan dengan pendekatan yang dilakukan oleh Koptu Budiarso. "Biasanya kita takut kalau lihat tentara, tapi sama Pak Budiarso rasanya seperti ngobrol dengan kakak sendiri. Beliau mau dengar masukan kami tentang keamanan kampung, bahkan memberi saran bagaimana cara patroli mandiri yang efektif," cerita Rian dengan antusias.

Rian menambahkan, kehadiran TNI di tingkat akar rumput seperti ini sangat dibutuhkan untuk membakar semangat gotong royong. "Dengan adanya Komsos seperti ini, kami jadi lebih sadar bahwa keamanan itu tanggung jawab bersama. Bukan cuma tugas polisi atau TNI, tapi juga tugas kami sebagai pemuda desa," tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gesekan atau ketegangan, justru sebaliknya, suasana keakraban tercipta dengan natural. Warga merasa lega karena memiliki saluran komunikasi langsung dengan aparat kewilayahan. Hal ini membuktikan bahwa sinergitas antara Babinsa dan masyarakat bukanlah hal yang mustahil, melainkan sebuah keniscayaan yang harus terus dipupuk.

Kegiatan Komsos yang dipimpin oleh Koptu Budiarso ini diharapkan dapat menjadi momentum bangkitnya peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Desa Purwajaya. Dengan identifikasi masalah yang cepat dan tepat, serta partisipasi aktif dari elemen pemuda, diharapkan Desa Purwajaya dapat menjadi contoh desa yang aman, tertib, dan maju di Kecamatan Kerangkeng.

Hingga berita ini diturunkan, kesan positif dari pertemuan tersebut masih terasa kuat di kalangan warga. Langkah proaktif Koptu Budiarso ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, termasuk dalam hal membangun dialog yang sehat dan produktif. Sebuah prestasi kecil yang dampaknya begitu besar bagi ketahanan nasional di tingkat desa.
Posting Komentar