Pantau Stabilitas Ekonomi, Babinsa Terisi Serda Wawan Gunawan Cek Langsung Harga Sembako di Pasar Karangasem
Agustus 01, 2026
INDRAMAYU – Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan melindungi daya beli masyarakat, Koramil 1613/Terisi kembali menunjukkan komitmennya melalui kehadiran langsung di pasar tradisional. Pada Sabtu pagi, 1 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB, Serda Wawan Gunawan, anggota Babinsa Desa Karangasem, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok (sembako) di Pasar Terisi, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin TNI untuk memastikan tidak adanya gejolak harga yang merugikan konsumen serta mencegah praktik penimbunan barang oleh oknum tertentu.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar komoditas strategis masih berada dalam kisaran harga yang relatif stabil, meskipun ada beberapa item yang perlu menjadi perhatian warga. Beras sebagai makanan pokok utama masih dipertahankan di harga Rp13.000 per kilogram, sebuah angka yang cukup bersahabat bagi kantong masyarakat menengah ke bawah. Demikian pula dengan minyak goreng kemasan yang dijual seharga Rp16.000 per liter dan gula putih pasir di level Rp18.000 per kilogram. Kestabilan harga beras dan minyak ini menjadi kabar baik mengingat kedua komoditas tersebut adalah kebutuhan harian yang paling sensitif terhadap inflasi.
Namun, dinamika harga terlihat pada komoditas hortikultura dan protein hewani. Harga telur ayam ras terpantau di angka Rp30.000 per kilogram, sementara daging ayam broiler dijual stabil di Rp35.000 per kilogram. Untuk daging sapi, harga tetap tinggi di kisaran Rp145.000 per kilogram, yang merupakan tren wajar mengingat pasokan sapi lokal yang terbatas.
Yang menarik perhatian adalah fluktuasi harga cabai dan bawang. Cabai rawit hijau tercatat cukup tinggi di angka Rp60.000 per kilogram, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca atau siklus panen yang belum maksimal di musim ini. Sementara itu, cabai merah besar dijual di harga Rp32.000 per kilogram. Untuk komoditas bumbu dapur lainnya, bawang merah dihargai Rp36.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram. Harga-harga ini masih dalam batas kewajaran, namun Serda Wawan Gunawan mengingatkan para pedagang untuk tetap transparan dan tidak menaikkan harga secara spekulatif tanpa alasan yang jelas.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di Pasar Terisi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Interaksi antara Babinsa dengan para pedagang terjalin dengan baik. Serda Wawan Gunawan tidak hanya mencatat harga, tetapi juga mendengarkan keluhan para pedagang terkait distribusi barang dan tantangan yang mereka hadapi. Kehadiran personel TNI di pasar memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pembeli bahwa transaksi berjalan adil.
"Kehadiran kami di sini bukan untuk mengintimidasi, melainkan untuk bersinergi menjaga ketertiban pasar. Kami ingin memastikan bahwa ibu-ibu rumah tangga bisa berbelanja dengan tenang tanpa takut ditipu timbangan atau harga yang tidak masuk akal," ungkap Serda Wawan Gunawan saat berbincang dengan salah satu penjual sayur.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pengelola pasar maupun pengunjung. Mereka merasa kehadiran Babinsa memberikan efek jera bagi siapa saja yang berniat melakukan kecurangan. Koramil 1613/Terisi melalui Serda Wawan Gunawan akan terus melanjutkan patroli harga ini secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar atau momen tertentu yang berpotensi memicu lonjakan permintaan. Dengan sinergi kuat antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan pelaku pasar, diharapkan stabilitas ekonomi di wilayah Terisi dapat terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat setempat.
