Progres Pembangunan Koramil 1618/Cikedung Tembus 71,5 Persen, Peltu Rudiyanto Turun Tangan Langsung Kawal Pemasangan Atap dan Jembatan Akses!
Agustus 21, 2026
INDRAMAYU – Geliat pembangunan fisik di wilayah militer terus menunjukkan taringnya. Di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, suasana pagi Jumat (21/8/2026) terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 08.00 WIB, deru mesin mixer dan palu tukang telah memecah keheningan, menandai dimulainya aksi nyata percepatan pembangunan Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1618/Cikedung. Di bawah komando lapangan Peltu Rudiyanto, Danpos Koramil 1613/Terisi, puluhan tenaga kerja lokal bahu membahu mewujudkan wajah baru instansi pertahanan tingkat kecamatan tersebut.
Kehadiran Peltu Rudiyanto di lokasi proyek bukan sekadar untuk mengawasi, melainkan memberikan motivasi langsung kepada 25 orang tukang masyarakat yang terlibat. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga sesuai standar TNI, sekaligus memberdayakan ekonomi warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Hingga berita ini diturunkan, progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai angka fantastis, yakni 71,50 persen. Angka ini menjadi bukti keseriusan Kodim 0616/Indramayu dalam meningkatkan sarana dan prasarana penunjang tugas kewilayahan.
Beragam pekerjaan vital dikerjakan secara simultan hari itu. Fokus utama tertuju pada estetika dan ketahanan bangunan bagian depan. Tim tukang terlihat sibuk melakukan pemelesteran dinding depan Ruang Joglo, area samping depan Ruang Kerja Danramil, serta fasilitas umum berupa WC. Tidak hanya itu, proses pengacian dinding di Ruang Staf Koramil juga tengah digenjot agar permukaan dinding halus dan siap untuk tahap pengecatan akhir.
Namun, yang paling menyita perhatian adalah pekerjaan struktur atap dan aksesibilitas. Rangkaian kerangka atap sedang dipasang dengan presisi tinggi, diikuti oleh pemasangan genteng penutup yang akan melindungi seluruh aktivitas di dalam markas dari terik matahari dan guyuran hujan. Selain itu, demi kelancaran mobilitas personel dan kendaraan dinas, dilakukan pengecoran jembatan di jalan keluar Koramil. Pekerjaan sipil lainnya yang tak kalah penting adalah pembuatan dudukan paralon untuk instalasi listrik serta publikasi slop pagar keliling yang akan menambah kesan kokoh dan rapi pada batas wilayah markas.
Salah satu tukang senior yang terlibat, Pak Ujang (45), mengaku bangga bisa terlibat dalam proyek strategis negara ini. "Kami senang sekali dipercaya mengerjakan proyek Koramil. Pak Peltu Rudiyanto sangat ramah dan selalu mengecek hasil kerja kami dengan detail tapi tidak menekan. Ini jadi berkah buat kami warga Cikedung Lor," ujarnya sambil menyeka keringat di dahinya.
Sementara itu, Peltu Rudiyanto saat dikonfirmasi di sela-sela kesibukan memantau pekerjaan atap menyatakan bahwa target penyelesaian tepat waktu harus dikejar tanpa mengorbankan kualitas. "Kita ingin Koramil 1618/Cikedung ini tidak hanya kuat secara struktur, tapi juga nyaman ditempati oleh anggota yang bertugas. Keterlibatan masyarakat lokal juga bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat yang nyata," tegasnya.
Kondisi selama kegiatan berlangsung terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan maupun hambatan teknis yang signifikan. Sinergitas antara aparat TNI dan masyarakat setempat terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan. Dengan progres yang sudah melampaui 70 persen, diharapkan dalam waktu dekat Koramil 1618/Cikedung dapat segera beroperasi penuh dengan fasilitas yang lebih representatif, guna mendukung tugas-tugas pembinaan teritorial di wilayah Kecamatan Cikedung yang semakin dinamis.
Warga sekitar pun menaruh harapan besar bahwa dengan adanya fasilitas yang memadai, pelayanan TNI kepada masyarakat akan semakin optimal. Pembangunan ini bukan sekadar soal beton dan genteng, melainkan simbol kehadiran negara yang peduli terhadap kenyamanan aparatur penjaga kedaulatan di garis depan.
