Serka F. Apik 'Sambang' Ulama di Masjid Baiturahmat, Komsos Strategis Rajasinga Perkuat Benteng Moral dan Keamanan Desa!
Agustus 28, 2026
INDRAMAYU – Suasana siang yang terik di Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, terasa begitu sejuk dan penuh hikmah pada Jumat (28/8/2026). Tepat pukul 12.35 WIB, kehadiran Serka F. Apik, Babinsa Rajasinga dari Koramil 1613/Terisi, di Masjid Besar Baiturahmat Blok Terisi langsung disambut hangat oleh para tokoh agama setempat. Dalam gelaran Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar usai shalat Jumat, prajurit TNI ini tidak datang untuk menggurui, melainkan untuk berdiskusi setara, mempererat silaturahmi, dan menyatukan visi dalam menjaga ketertiban wilayah melalui pendekatan spiritual.
Pertemuan di serambi masjid ini bukan sekadar obrolan ringan. Serka F. Apik secara intensif berdialog dengan para ulama, kiai, dan pengurus masjid mengenai dinamika sosial terbaru di Desa Rajasinga. Ia menekankan bahwa keamanan fisik harus dibarengi dengan keamanan moral. "Para tokoh agama adalah garda terdepan dalam membentuk karakter masyarakat. Jika masjid ramai dan pengajian hidup, insya Allah desa akan aman dari narkoba, judi, dan konflik horizontal," ujar Serka F. Apik dengan nada serius namun santun.
Para tokoh agama merespons positif ajakan Babinsa tersebut. Mereka sepakat untuk meningkatkan peran masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan akhlak dan resolusi konflik. Melalui mimbar Jumat dan majelis taklim, para ulama berkomitmen untuk terus menyampaikan pesan-pesan damai, toleransi, dan kepatuhan terhadap hukum negara. Sinergitas antara unsur keamanan (TNI) dan unsur keagamaan ini dinilai sangat strategis dalam membendung radikalisme dan paham-paham yang memecah belah umat.
Salah satu tokoh agama, Ustadz H. Ahmad (55), mengaku merasa dihargai dengan pendekatan humanis seperti ini. "Alhamdulillah Pak Tentara mau duduk bersama kami. Ini menunjukkan bahwa TNI memahami bahwa kunci keamanan ada di hati masyarakat. Dengan bersinergi, kami yakin Rajasinga bisa menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ungkapnya sambil tersenyum.
Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi di Masjid Besar Baiturahmat terpantau sangat aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gejolak atau perbedaan pendapat yang tajam, justru sebaliknya, suasana diskusi berjalan sangat konstruktif dan penuh kekeluargaan. Dokumentasi kegiatan menunjukkan betapa eratnya hubungan antara aparat kewilayahan dan pemuka agama di Desa Rajasinga.
Kegiatan Komsos yang dipimpin oleh Serka F. Apik ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui patroli fisik, tetapi juga melalui pendekatan kultural dan religius. Dengan melibatkan tokoh agama, Kodim 0616/Indramayu berhasil membangun sistem pertahanan semesta yang berbasis pada nilai-nilai keimanan. Sebuah langkah preventif yang cerdas dan efektif, memastikan Desa Rajasinga tetap menjadi oase kedamaian di tengah arus perubahan zaman yang kian kompleks.
