HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serma Solihin Jadi Pembina Upacara di SMP Pesantren Nahdatul Wathon, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini!


INDRAMAYU – Suasana pagi Senin (31/8/2026) di Blok Lunggadung, Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, terasa begitu khidmat. Tepat pukul 07.00 WIB, barisan siswa-siswi SMP Pesantren Nahdatul Wathon berdiri tegak mengikuti upacara bendera rutin. Namun, ada yang berbeda hari ini. Sang pembina upacara bukan guru biasa, melainkan Serma Solihin, Babinsa Desa Cikedung Lor dari Koramil 1613/Terisi. Kehadirannya disambut antusias oleh seluruh civitas akademika, mulai dari Kepala Sekolah Bapak Ahmad Habibi, S.Pd.I., para guru, staf TU, hingga ratusan santri yang mengenakan seragam khas pesantren.

Dalam amanatnya, Serma Solihin tidak hanya berbicara tentang teori militer, tetapi lebih menekankan pada nilai-nilai karakter, disiplin, dan cinta tanah air. Ia menyampaikan bahwa menjadi pelajar yang baik tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari ketaatan terhadap aturan, rasa hormat kepada guru dan orang tua, serta kesadaran akan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. "Disiplin adalah kunci kesuksesan. Jika kalian bisa disiplin bangun pagi, disiplin shalat, dan disiplin belajar, maka masa depan cerah sudah di depan mata," tegasnya dengan nada tegas namun penuh kehangatan.

Kepala Sekolah, Bapak Ahmad Habibi, S.Pd.I., mengungkapkan rasa terima kasih atas kesediaan Babinsa untuk mengisi kegiatan rutin tersebut. Menurutnya, kehadiran figur TNI seperti Serma Solihin memberikan motivasi ekstra bagi para siswa. "Anak-anak kami sangat respek dengan Bapak Babinsa. Pesan-pesan beliau tentang nasionalisme dan integritas sangat relevan dengan visi pendidikan kami yang ingin mencetak generasi berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan," ujarnya.

Para siswa tampak mendengarkan dengan saksama. Beberapa di antaranya bahkan mencatat poin-poin penting dari arahan Serma Solihin. Interaksi antara aparat kewilayahan dan dunia pendidikan ini menunjukkan sinergi yang positif dalam membentuk mentalitas generasi muda yang tangguh. Tidak ada jarak kaku antara seragam hijau dan seragam putih-biru; semua berbaur dalam satu tujuan: membangun karakter bangsa.

Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi di halaman sekolah terpantau sangat aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada gejolak atau ketegangan. Atmosfer kebersamaan yang terjalin menunjukkan kematangan sosial masyarakat Cikedung Lor dalam mendukung program pembinaan karakter melalui jalur pendidikan.

Kegiatan pembina upacara yang dipimpin oleh Serma Solihin ini menjadi bukti nyata peran Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Dengan melibatkan diri langsung dalam lingkungan pendidikan, TNI berhasil menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Sebuah langkah strategis yang memastikan Desa Cikedung Lor tetap menghasilkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual, siap menghadapi tantangan zaman dengan berbekal iman, ilmu, dan nasionalisme.
Posting Komentar