HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serma Solihin Terjun ke Sawah Cikedunglor, Selamatkan Padi Ciherang Milik Pak Kadirin dari Serangan Hama Mematikan!


INDRAMAYU – Pemandangan langka dan penuh inspirasi terlihat di hamparan sawah Desa Cikedunglor, Blok Lunggadung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (22/8/2026) pagi. Sejak pukul 09.00 WIB, sosok Serma Solihin, anggota Koramil 1613/Terisi, tampak gagah berdiri di tengah genangan air sawah. Bukan sedang berbaris atau berlatih tempur, prajurit TNI ini justru memegang alat semprot pestisida, siap bertempur melawan musuh nyata para petani: hama dan penyakit tanaman.

Kegiatan pendampingan pertanian ini menjadi sorotan utama warga setempat. Serma Solihin secara langsung membantu Bapak Kadirin, seorang petani lokal, dalam menyemprotkan obat-obatan pada tanaman padi varietas Ciherang yang sedang memasuki fase kritis pada Musim Tanam (MT) II Tahun 2026. Langkah konkret ini membuktikan bahwa slogan "TNI Manunggal dengan Rakyat" bukan sekadar jargon kosong, melainkan aksi nyata yang menyentuh urat nadi perekonomian masyarakat agraris.

Padi varietas Ciherang dikenal sebagai salah satu jenis unggul yang banyak dibudidayakan di Indramayu karena produktivitasnya yang tinggi. Namun, varietas ini juga rentan terhadap serangan hama seperti wereng batang coklat dan penyakit blas jika tidak dirawat dengan intensif. Melihat kondisi tersebut, Serma Solihin tidak tinggal diam. Ia turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses penyemprotan dilakukan secara tepat dosis dan tepat sasaran, guna mencegah gagal panen yang bisa merugikan petani.

"Saya senang sekali dibantu oleh Pak Tentara. Biasanya saya mengerjakan ini sendiri sampai pegal, tapi hari ini ada pendampingan dari Babinsa. Beliau bahkan memberi tips cara mencampur obat agar lebih efektif," ungkap Bapak Kadirin dengan wajah berseri-seri sambil memantau butiran semprotan yang jatuh ke daun-daun padi hijaunya.

Kadirin menambahkan, kehadiran TNI di sawah memberikan semangat baru baginya dan petani lainnya. "Kami jadi merasa tidak sendirian menghadapi tantangan musim tanam ini. Ada yang peduli dengan hasil keringat kami," tambahnya dengan nada haru.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di area persawahan terpantau sangat tertib dan aman. Tidak ada gangguan dari pihak manapun. Interaksi antara Serma Solihin dan Bapak Kadirin berjalan akrab, penuh dengan diskusi teknis mengenai pola tanam dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT). Hal ini menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada keamanan fisik, tetapi juga mencakup ketahanan pangan nasional.

Pendampingan pertanian yang dilakukan oleh Koramil 1613/Terisi ini merupakan bagian dari program strategis TNI untuk mendukung swasembada pangan pemerintah. Dengan memastikan setiap hektar sawah terawat dengan baik, diharapkan produksi beras di Kabupaten Indramayu dapat tetap stabil dan bahkan meningkat di tahun 2026 ini.

Aktivitas Serma Solihin di Blok Lunggadung menjadi contoh teladan bagi anggota TNI lainnya. Dedikasi dan kerja kerasnya di bawah terik matahari pagi menjadi bukti cinta kasih kepada rakyat kecil. Warga Desa Cikedunglor pun berharap program pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut hingga masa panen tiba, sehingga impian mendapatkan hasil panen melimpah ruah dapat terwujud.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas penyemprotan telah selesai dengan baik. Tanaman padi milik Bapak Kadirin kini tampak lebih segar dan terlindungi dari ancaman hama. Sebuah kemenangan kecil di medan pertempuran pangan yang dipimpin oleh seorang prajurit bernama Serma Solihin.
Posting Komentar