Gelar Bantuan Pangan untuk 2.766 KK, Babinsa Serda Puji Setiyanto dan Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran Beras di Desa Karanganyar
September 16, 2026
INDRAMAYU – Program jaring pengaman sosial dari Pemerintah Republik Indonesia terus bergulir deras di Kabupaten Indramayu. Kali ini, giliran warga Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, yang menjadi penerima manfaat dari Bantuan Pangan (PBP) Tahap III Tahun 2026. Kegiatan penyaluran yang mencakup alokasi bulan Juli, Agustus, dan September ini berlangsung meriah namun tertib di Kantor Desa Karanganyar pada Rabu (16/9/2026) sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Skala penyaluran di Desa Karanganyar terbilang sangat besar dibandingkan desa-desa lainnya. Tercatat sebanyak 2.766 orang atau kepala keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima berhak hadir untuk mengambil jatah bantuan mereka. Setiap penerima mendapatkan paket bantuan berupa beras premium seberat 30 kilogram. Bagi sebagian besar warga yang bermata pencaharian sebagai nelayan dan buruh tani, bantuan beras sebanyak tiga karung per kepala keluarga ini merupakan berkah yang sangat berarti untuk menjamin ketersediaan pangan pokok selama tiga bulan ke depan.
Mengingat jumlah penerima yang sangat masif, pengamanan dan pengaturan alur menjadi prioritas utama. Aparat keamanan setempat turun tangan secara langsung untuk memastikan tidak terjadi desak-desakan atau kerusuhan. Serda Puji Setiyanto, Babinsa Desa Karanganyar, bersama Bripka Rokhman, Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar, tampak sigap mengatur antrian dan memantau situasi di lokasi penyaluran. Mereka bekerja sama memastikan bahwa hanya warga yang namanya tercantum dalam daftar undangan yang dapat menerima bantuan, serta membantu para lansia atau ibu-ibu yang kesulitan membawa karung beras.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kuwu Desa Karanganyar, Ibu Uun Roenah, S.Pd., beserta seluruh perangkat desa yang bertindak sebagai panitia inti. Ibu Uun menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan negara. "Dengan jumlah penerima yang hampir mencapai 3.000 orang, kami harus ekstra hati-hati agar data valid dan bantuan tepat sasaran tanpa ada pungli," tegasnya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kandanghaur, Bapak Wahid. Keterlibatan Satpol PP menambah kekuatan dalam pengendalian massa, mengingat antrean yang panjang dan potensi kemacetan di area kantor desa. Sinergi antara Pemerintah Desa, TNI, Polri, dan Satpol PP ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program pemerintah pusat di tingkat akar rumput.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara sistematis. Warga dipanggil berdasarkan kelompok RT/RW untuk memudahkan pendataan dan mempercepat alur distribusi. Petugas desa memeriksa kartu identitas atau surat undangan sebelum menyerahkan karung beras. Meskipun antrean terlihat sangat panjang, suasana tetap kondusif berkat kesabaran warga dan pengaturan yang baik dari para petugas keamanan.
Serda Puji Setiyanto menyatakan bahwa pendampingan oleh Babinsa merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. "Kehadiran kami di sini adalah untuk mengawal agar bantuan negara ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Kami juga siap membantu jika ada kendala teknis di lapangan," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak ada laporan mengenai gangguan keamanan, konflik, atau keluhan signifikan dari warga. Setelah menerima bantuan, para penerima segera pulang dengan wajah bahagia.
Penyaluran Bantuan Pangan Tahap III di Desa Karanganyar ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan ketahanan pangan keluarga penerima manfaat. Pemerintah Desa Karanganyar berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara, dan berjanji akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan data penerima bantuan selalu akurat dan terbarui untuk periode berikutnya.
