HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

MERINDING! Langitkan Doa Mustajab, Prajurit Koramil 1616/Kandanghaur Bersujud Demi Kedaulatan NKRI di HUT TNI ke-81


INDRAMAYU – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1616/Kandanghaur, Senin pagi (28/9/2026). Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut hari jadi ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober nanti, para prajurit berseragam loreng ini memilih untuk menyepi, merunduk, dan mengetuk pintu langit. Bukan senjata yang mereka angkat, melainkan tangan yang menengadah, memohon kekuatan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tepat pukul 08.00 WIB, Mushola Koramil 1616/Kdh tampak padat namun hening. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, khususnya Surat Yasin, menggema membelah keheningan pagi, dipimpin langsung oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 1616/Kdh beserta seluruh anggota dan jajaran Babinsa. Kegiatan doa bersama dan Yasinan ini bukan sekadar ritual rutin atau seremonial belaka, melainkan sebuah ikrar batin para penjaga kedaulatan negara di wilayah Kabupaten Indramayu.

Dalam amanatnya yang menyentuh hati, sang Danramil menegaskan bahwa sekuat apa pun alutsista dan fisik seorang prajurit, tanpa campur tangan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, semuanya akan sia-sia. "Tugas kita menjaga kedaulatan negara sangatlah berat. Kita adalah benteng terakhir bangsa ini. Di momentum HUT TNI ke-81 ini, kita memohon kesehatan, kekuatan, dan perlindungan agar selalu istiqomah dan tangguh dalam mengabdi," ujarnya di hadapan para anggota.

Lebih dari sekadar memohon kekuatan tempur dan spiritual, kegiatan pagi ini juga menjadi momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi. Jarak antara seorang komandan dan prajuritnya, antara Danramil dan para Babinsa yang setiap hari berpanas-panasan dan berhujan-hujanan di lapangan, seolah lebur dalam saf yang rapat dan lantunan doa yang sama. Rasa kekeluargaan dan jiwa korsa yang kuat inilah yang selama ini menjadi rahasia ketangguhan TNI di mata rakyat Indramayu.

Semangat HUT TNI ke-81 tahun 2026 ini memang membawa angin segar kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Melihat para prajuritnya tidak hanya jago berperang, mengatur lalu lintas, atau menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang mumpuni. Doa yang dipanjatkan secara khusus ditujukan agar seluruh prajurit TNI, dari Sabang sampai Merauke, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan saat menjalankan tugas di daerah rawan konflik maupun di perbatasan negara yang terpencil.

Sejarah panjang 81 tahun perjalanan TNI bukanlah waktu yang singkat. Dari masa perjuangan merebut kemerdekaan, menghadapi agresi militer, hingga kini berdiri tegak sebagai garda terdepan di era modernisasi, TNI selalu membuktikan dirinya sebagai milik rakyat. Di usianya yang ke-81 ini, Koramil 1616/Kandanghaur ingin memastikan bahwa modernisasi dan kecanggihan teknologi tidak akan pernah menggerus nilai-nilai spiritualitas dan keimanan yang menjadi fondasi utama setiap prajurit.

Bagi para Babinsa di Koramil 1616/Kdh, doa ini adalah "amunisi" tak kasat mata. Setelah ini, mereka akan kembali turun ke desa-desa binaan, menyapa warga, dan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat dengan hati yang lebih tenang dan jiwa yang lebih kuat.

Pukul 09.00 WIB, rangkaian kegiatan spiritual ini resmi ditutup. Seluruh anggota kembali ke pos dan tugas masing-masing dengan membawa energi baru. Saf yang rapat, doa yang khusyuk, dan air mata haru yang mungkin tak tertahan, menjadi bukti nyata bahwa di balik seragam loreng yang gagah perkasa, terdapat hati yang lembut dan jiwa yang berserah kepada Sang Pencipta.

Masyarakat Indramayu yang mengetahui kegiatan ini pun turut memberikan apresiasi tinggi. Mereka menyadari bahwa keamanan dan ketertiban yang mereka rasakan setiap hari tidak lepas dari doa-doa tulus yang dipanjatkan oleh para aparat kewilayahan. Koramil 1616/Kdh telah membuktikan bahwa kekuatan militer yang sesungguhnya tidak hanya diukur dari seberapa tajam peluru yang dimiliki, melainkan dari seberapa kuat iman yang tertanam di dada para prajuritnya. Dirgahayu TNI ke-81! Bersama Rakyat TNI Kuat, Bersama Tuhan TNI Tak Terkalahkan!
Posting Komentar