Serbu 1.344 KK, Anggota Koramil Kandanghaur Babinsa Sertu Anang Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Parean Girang
September 15, 2026
INDRAMAYU – Gelontoran bantuan sosial dari Pemerintah Republik Indonesia terus mengalir ke berbagai pelosok Kabupaten Indramayu untuk meringankan beban hidup masyarakat. Pada Selasa (15/9/2026), warga Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, menjadi penerima manfaat dari program Bantuan Pangan (PBP) Tahap III Tahun 2026. Kegiatan penyaluran yang mencakup alokasi bulan Juli, Agustus, dan September ini berlangsung dengan lancar di Kantor Desa Parean Girang sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Total sebanyak 1.344 orang atau kepala keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima berhak hadir untuk mengambil jatah bantuan mereka. Setiap penerima mendapatkan paket bantuan berupa beras premium seberat 30 kilogram. Bagi warga desa yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan buruh tani, bantuan beras sebanyak tiga karung per kepala keluarga ini merupakan berkah yang sangat berarti untuk menjamin ketersediaan pangan pokok selama tiga bulan ke depan.
Untuk menjamin ketertiban dan keamanan selama proses distribusi, unsur keamanan setempat turun tangan secara langsung. Sertu Anang PS., Babinsa Desa Parean Girang, bersama Aiptu Gandhi, Bhabinkamtibmas Desa Wirapanjunan (yang meliputi wilayah Desa Parean Girang), tampak sigap memantau jalannya kegiatan. Keduanya bekerja sama mengatur antrian, memastikan tidak terjadi desak-desakan, serta memverifikasi bahwa hanya warga yang namanya tercantum dalam daftar undangan yang dapat menerima bantuan. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi para lansia maupun ibu-ibu yang hadir mengambil bantuan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kuwu Desa Parean Girang, Bapak Tarsiman, SH, beserta seluruh perangkat desa yang bertindak sebagai panitia pelaksana. Bapak Tarsiman menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan negara. "Kami berkomitmen agar setiap butir beras ini sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan tanpa ada potongan atau pungutan liar," tegasnya di hadapan ratusan warga yang antre.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kandanghaur, Bapak Wawan. Keterlibatan Satpol PP menambah kekuatan dalam pengendalian massa, mengingat jumlah penerima yang cukup banyak mencapai lebih dari seribu orang. Sinergi antara Pemerintah Desa, TNI, Polri, dan Satpol PP ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program pemerintah pusat di tingkat akar rumput.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara sistematis. Warga dipanggil berdasarkan kelompok RT/RW untuk memudahkan pendataan dan mempercepat alur distribusi. Petugas desa memeriksa kartu identitas atau surat undangan sebelum menyerahkan karung beras. Meskipun antrean terlihat panjang, suasana tetap kondusif berkat kesabaran warga dan pengaturan yang baik dari para petugas keamanan.
Sertu Anang PS. menyatakan bahwa pendampingan oleh Babinsa merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. "Kehadiran kami di sini adalah untuk mengawal agar bantuan negara ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Kami juga siap membantu jika ada kendala teknis di lapangan," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak ada laporan mengenai gangguan keamanan, konflik, atau keluhan signifikan dari warga. Setelah menerima bantuan, para penerima segera pulang dengan wajah bahagia.
Penyaluran Bantuan Pangan Tahap III di Desa Parean Girang ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan ketahanan pangan keluarga penerima manfaat. Pemerintah Desa Parean Girang berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara, dan berjanji akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan data penerima bantuan selalu akurat dan terbarui untuk periode berikutnya.
