HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sinergi Koramil 1617 Gabuswetan, Polri, dan Tokoh Adat Amankan Sedekah Bumi Desa Kroya, 1.000 Warga Hadir Khidmat"


INDRAMAYU – Tradisi luhur sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kembali digelar oleh masyarakat Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Pada Minggu (20/9/2026), sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, ratusan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan Sedekah Bumi di pusat desa. Acara yang sarat dengan nilai budaya dan spiritual ini bertujuan untuk memohon berkah, keselamatan, serta keberlanjutan hasil panen yang melimpah bagi seluruh warga desa.

Kegiatan Sedekah Bumi bukan sekadar ritual adat, melainkan momen strategis untuk mempererat tali persaudaraan dan menciptakan nuansa kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dalam pelaksanaannya, keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama mengingat jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.000 orang. Untuk menjamin kelancaran acara, jajaran Koramil 1617/Gabuswetan bersama Polsek setempat turun langsung mengamankan lokasi. Pelda Tarjoni dari Koramil 1617/Gabuswetan hadir mewakili Danramil, bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Kroya, Briptu Supriyono, dalam mengawal jalannya prosesi adat agar berjalan khidmat dan tanpa gangguan.

Hadir pula Kuwu Desa Kroya, Bpk. Ardiwan, yang memimpin koordinasi penyelenggaraan acara, serta Tokoh Adat setempat, Bpk. Darman, yang bertindak sebagai pemangku adat dalam rangkaian ritual Sedekah Bumi. Kehadiran tokoh adat sangat penting untuk memastikan setiap tahapan ritual dilakukan sesuai dengan pakem atau aturan tradisi yang telah turun-temurun dijaga oleh leluhur desa. Sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan tokoh adat menunjukkan harmonisasi yang baik dalam melestarikan kearifan lokal di tengah dinamika masyarakat modern.

Dalam sambutannya, Kuwu Ardiwan menekankan bahwa Sedekah Bumi adalah wujud nyata gratitude atau rasa terima kasih warga atas rezeki berupa hasil pertanian yang berlimpah pada musim panen kali ini. "Kami berharap melalui doa dan syukuran ini, Desa Kroya akan senantiasa diberikan perlindungan dari bencana alam, hama tanaman, dan segala macam marabahaya. Keamanan dan ketentraman desa adalah modal utama bagi kesejahteraan kami," ujarnya.

Sementara itu, Pelda Tarjoni menyatakan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan adat seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. "TNI hadir untuk mendukung pelestarian budaya positif yang dapat mempersatukan masyarakat. Kami juga memastikan bahwa kerumunan massa dapat terkendali dengan baik sehingga tidak menimbulkan potensi gangguan kamtibmas," jelasnya. Briptu Supriyono menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi pasca-acara untuk memastikan warga pulang dengan selamat dan kondisi desa tetap kondusif.

Rangkaian acara Sedekah Bumi diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari pembacaan doa bersama, penyerahan sesaji simbolis, hingga hiburan kesenian daerah yang diikuti oleh antusiasme warga. Suasana kegembiraan terasa di mana-mana, namun tetap dalam koridor kesopanan dan penghormatan terhadap nilai-nilai sakral acara. Tidak ada insiden keamanan yang terjadi selama kegiatan berlangsung, membuktikan efektifnya koordinasi antara panitia, aparat, dan masyarakat.

Dengan terlaksananya Sedekah Bumi secara aman dan tertib, diharapkan semangat gotong royong dan persatuan di Desa Kroya semakin menguat. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa tradisi lokal dapat berjalan beriringan dengan prinsip keamanan nasional, di mana TNI dan Polri selalu siap mendampingi rakyat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam perayaan budaya. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pengamanan.
Posting Komentar