Babinsa Sertu Wikarnoto Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Kedungdawa, Wujud Sinergi TNI dan Ulama
Oktober 25, 2026
INDRAMAYU – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Desa Kedungdawa, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (25/10/2026). Ratusan warga setempat berkumpul di Halaman Mushola Nurul Mustofa, RT 02 RW 01, Blok Kedungdawa, untuk mengikuti rangkaian kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026 M/1448 H. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini juga diisi dengan kegiatan spiritual Mujahadah Asmaul Husna serta pengijazahan Kalimat *Bismillahirrahmanirrahiim*.
Kegiatan keagamaan ini menghadirkan penceramah kondang dari Kabupaten Indramayu, KH. Muhammad Syatorih, S.HI., MA. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, yaitu *"Dengan Maulid Nabi Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari"*. KH. Syatorih menekankan bahwa memperingati kelahiran Nabi bukan sekadar ritual seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur akhlak mulia Rasulullah SAW dalam interaksi sosial, keluarga, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Desa Kedungdawa, Bapak Sutisno, yang memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme warganya dalam menghadiri majelis ilmu. Kehadiran perangkat desa ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan sebagai pondasi moral masyarakat. Selain itu, turut hadir perwakilan dari jajaran Koramil 1617/Gabuswetan, yakni **Sertu Wikarnoto** bersama Serda Dalih. Kehadiran Babinsa Sertu Wikarnoto ini merupakan wujud nyata pembinaan teritorial dan kedekatan aparat kewilayahan dengan umat beragama di wilayah binaannya, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Pengurus Majelis Nurul Mustofa, Ustaz Sunendi, selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur karena acara dapat berjalan lancar. Ia menjelaskan bahwa rangkaian acara tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga diperkuat dengan dzikir bersama Mujahadah Asmaul Husna dan pengijazahan kalimat tayibah *Bismillahirrahmanirrahiim*. Hal ini bertujuan untuk menambah ketenangan batin warga serta memperkuat ikatan spiritual komunitas desa.
Sekitar 500 orang masyarakat Desa Kedungdawa tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga selesai. Para jamaah terlihat serius mendengarkan nasihat ulama dan berpartisipasi aktif dalam dzikir bersama. Suasana harmonis tercipta saat warga dari berbagai latar belakang duduk bersaf-saf, menyatukan hati dalam rangka mencintai Baginda Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ada gangguan berarti. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, diharapkan warga Kedungdawa semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang berakhlak karimah, sehingga tercipta lingkungan desa yang rukun, damai, dan religius. Sinergi antara unsur pemerintahan desa, tokoh agama, masyarakat, dan Babinsa Sertu Wikarnoto menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan acara keagamaan ini.
