Gandeng Generasi Muda, Babinsa Plosokerep Serka Castra Gelar Komsos Spesial di Blok Lungsalam: Cegah Kenakalan Remaja Lewat Pendekatan Humanis
Oktober 21, 2026
INDRAMAYU – Membangun ketahanan wilayah tidak cukup hanya dengan mengandalkan kekuatan fisik atau pengawasan ketat, tetapi juga memerlukan pendekatan yang menyentuh hati generasi penerus bangsa. Menyadari pentingnya peran pemuda dalam menjaga stabilitas desa, Serka Castra, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1613/Terisi, mengambil inisiatif strategis dengan menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) yang difokuskan pada kalangan remaja putra. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu siang, 21 Oktober 2026, tepat pukul 11.30 WIB hingga selesai, di Blok Lungsalam, RT 004 RW 005, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Pemilihan waktu dan lokasi ini dinilai sangat tepat, mengingat Blok Lungsalam merupakan area dengan konsentrasi pemuda yang cukup tinggi. Serka Castra hadir bukan sebagai sosok otoriter yang menakutkan, melainkan sebagai kakak dan pembimbing yang siap mendengarkan. Dalam suasana yang santai namun penuh makna, ia berbaur dengan para remaja setempat, menciptakan ruang dialog yang terbuka dan bebas dari rasa takut. Tujuannya jelas: mempererat silaturahmi, melakukan monitoring wilayah secara preventif, dan yang paling krusial, menyerap aspirasi serta keluhan khusus dari kaum muda.
Fokus utama pada remaja putra dalam kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran akan potensi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga keterlibatan dalam tawuran atau aksi anarkis lainnya yang sering menjadi momok bagi ketertiban umum. Serka Castra menekankan bahwa energi muda yang besar harus disalurkan ke arah yang positif, seperti melalui olahraga, seni, kewirausahaan, atau kegiatan keagamaan. "Kami ingin mendengar langsung apa yang kalian rasakan, apa yang kalian butuhkan, dan apa yang membuat kalian resah. Jangan sampai masalah kecil menjadi besar karena tidak ada tempat untuk curhat," ujarnya dengan nada persuasif di hadapan puluhan pemuda yang antusias menyimak.
Selain aspek pembinaan karakter, Serka Castra juga melakukan monitoring kondisi lingkungan di Blok Lungsalam. Ia memeriksa apakah ada fasilitas umum yang rusak atau titik rawan yang sering digunakan untuk berkumpulnya kelompok negatif. Hasil pantauannya menunjukkan bahwa kondisi wilayah relatif aman, namun diperlukan peningkatan aktivitas positif agar pemuda tidak terjebak dalam kebosanan yang berujung pada perilaku destruktif. Para remaja sendiri menyambut baik kehadiran Babinsa ini. Mereka menyampaikan harapan agar disediakan lebih banyak wadah kegiatan bersama, seperti turnamen olahraga antar-RT atau pelatihan keterampilan dasar yang dapat meningkatkan daya saing mereka di masa depan.
Proses penyerapan aspirasi berjalan lancar dan demokratis. Serka Castra mencatat setiap masukan dengan serius, termasuk permintaan untuk perbaikan lampu jalan di beberapa titik gelap yang dianggap rawan bagi pengendara malam hari maupun pejalan kaki. Ia berjanji akan mengkoordinasikan hal tersebut dengan perangkat desa dan pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti. Respons positif ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses pembangunan desa.
Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, situasi di Blok Lungsalam terpantau sangat kondusif. Tidak ada insiden atau ketegangan yang terjadi selama dialog berlangsung. Interaksi antara Babinsa dan remaja putra terjalin dengan hangat, penuh canda tawa, namun tetap sarat dengan pesan-pesan moral dan kebangsaan. Keberhasilan Serka Castra dalam mendekati kelompok usia kritis ini menjadi bukti efektivitas metode Bina Teritorial (Binter) yang humanis dan adaptif.
Kegiatan Komsos ini juga menjadi sinyal kuat bagi orang tua dan tokoh masyarakat di Desa Plosokerep bahwa TNI hadir sebagai mitra dalam membina generasi muda. Dengan adanya saluran komunikasi yang terbuka, potensi konflik dapat diredam sejak dini, dan bakat-bakat terpendam para remaja dapat tergali untuk kemajuan desa. Sinergi antara Babinsa, pemuda, dan masyarakat ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem sosial yang sehat, dinamis, dan bebas dari pengaruh negatif zaman.
Langkah proaktif Serka Castra ini patut diapresiasi sebagai model pembinaan pemuda di tingkat desa. Di tengah gempuran informasi digital dan pergaulan bebas, kehadiran figur militer yang bijak dan peduli menjadi penyeimbang yang vital. Desa Plosokerep, melalui Blok Lungsalam, kini memiliki fondasi yang lebih kuat dalam mencegah degradasi moral remaja, berkat jembatan komunikasi yang dibangun dengan penuh kesabaran dan ketulusan oleh Koramil 1613/Terisi.
