HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serma Ahmad Sugito Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Warga Melalui Komsos di Desa Kendayakan

INDRAMAYU – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan serta mempererat hubungan harmonis antara aparat keamanan dengan masyarakat, Babinsa Desa Kendayakan, Serma Ahmad Sugito, yang merupakan anggota Koramil 1613/Terisi, kembali menunjukkan dedikasinya dalam membangun komunikasi yang efektif. Pada hari Jumat, 23 Oktober 2026, tepatnya sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, Serma Ahmad Sugito bersama rekan sejawatnya dari Kepolisian, yaitu Bhabinkamtibmas Kendayakan, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang bertempat di Blok A, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif belaka, melainkan sebuah langkah strategis untuk memastikan bahwa kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya. Di era modern seperti saat ini, tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kompleks, sehingga pendekatan humanis melalui dialog langsung menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Dengan hadir secara fisik di tengah warga, Serma Ahmad Sugito dan Bhabinkamtibmas berupaya menghapus jarak psikologis yang mungkin timbul antara aparat dan rakyat, sehingga tercipta rasa saling percaya dan keterbukaan.

Adapun fokus utama dari kegiatan Komsos kali ini mencakup tiga poin penting yang menjadi prioritas dalam pembinaan wilayah. Pertama, adalah upaya mempererat silaturahmi dan sinergitas bersama warga masyarakat. Silaturahmi ini menjadi fondasi dasar bagi terciptanya kerukunan hidup bermasyarakat. Melalui obrolan santai namun bermakna, Serma Ahmad Sugito menekankan pentingnya gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai persoalan desa. Sinergitas antara unsur TNI, Polri, dan komponen masyarakat lainnya juga terus ditekankan agar setiap potensi konflik dapat diredam sejak dini melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Kedua, kegiatan ini digunakan sebagai sarana monitoring situasi keamanan atau yang dikenal dengan istilah Bangsit (Keadaan Situasi Wilayah). Dengan berada di lapangan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat memantau secara langsung dinamika sosial yang terjadi di Blok A, Desa Kendayakan. Pemantauan ini meliputi identifikasi potensi gangguan kamtibmas, aliran ideologi radikal, maupun isu-isu sensitif lainnya yang berpotensi memecah belah persatuan warga. Deteksi dini terhadap berbagai ancaman tersebut sangat krusial agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan proporsional sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar.

Ketiga, kegiatan ini menjadi momen berharga untuk menyerap keluh kesah dan aspirasi masyarakat. Seringkali, warga memiliki kendala atau permasalahan yang belum tersalurkan kepada pihak berwenang karena keterbatasan akses atau rasa sungkan. Melalui forum Komsos ini, Serma Ahmad Sugito membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan pendapat, keluhan, hingga harapan mereka terhadap pelayanan publik dan kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. Aspirasi ini kemudian akan dicatat dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi, baik itu terkait infrastruktur, bantuan sosial, maupun masalah keamanan pribadi.

Suasana selama berlangsungnya kegiatan terpantau sangat akrab dan penuh kehangatan. Warga menyambut baik kehadiran kedua aparatur tersebut dengan antusias tinggi. Tidak ada ketegangan yang terasa, sebaliknya, terdengar gelak tawa dan diskusi produktif yang mengalir alami. Hal ini membuktikan bahwa metode pendekatan persuasif masih menjadi cara paling efektif dalam membina wilayah di tingkat desa.

Hingga berakhirnya kegiatan pada siang hari, situasi dan kondisi di wilayah Desa Kendayakan, khususnya di Blok A, terpantau aman dan lancar. Tidak ada kejadian yang mengganggu ketertiban umum selama proses dialog berlangsung. Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas merupakan formula ampuh dalam menjaga kedaulatan negara hingga ke tingkat akar rumput. Serma Ahmad Sugito berharap, melalui kegiatan rutin semacam ini, kesadaran masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungannya akan terus meningkat, sehingga Desa Kendayakan dapat tetap menjadi contoh desa yang aman, tertib, dan sejahtera di Kabupaten Indramayu.
Posting Komentar