HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

TNI Koramil Terisi Sidak Harga Sembako Kecamatan Cikedung , Ada Apa di Warung Hj. Eli?


INDRAMAYU Jurnaltni.com  – Aksi prajurit TNI kembali mencuri perhatian, kali ini bukan di medan latihan atau pos penjagaan, melainkan di sebuah toko sembako milik warga. Serka Sanudin, anggota Koramil 1613/Terisi, secara langsung turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok di wilayah Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Rabu (21/5/2025) pagi.

Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan situasi aman dan tertib. Monitoring dilakukan di Toko milik Hj. Eli, salah satu pedagang sembako yang cukup dikenal warga setempat. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan langkah nyata TNI untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Dalam pengecekan tersebut, Serka Sanudin mencatat harga-harga bahan pokok yang dijual di toko tersebut. Beras dibanderol Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp16.000, dan telur ayam mencapai Rp28.000 per kilogram. Harga-harga ini kemudian akan dilaporkan sebagai bagian dari pemantauan Kodim 0616/Indramayu terhadap fluktuasi pasar.

Yang mencuri perhatian adalah harga cabai rawit hijau yang melonjak hingga Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi stabil di angka Rp140.000/kg, dan daging ayam di Rp35.000/kg. Beberapa komoditas lainnya seperti gula putih, bawang merah, dan bawang putih juga ikut dicatat, masing-masing berkisar antara Rp18.000 hingga Rp38.000/kg.

Langkah ini merupakan bagian dari peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mencegah spekulasi harga di tingkat pedagang. TNI tidak hanya mengawal perbatasan atau membantu saat bencana, tetapi juga aktif mengawasi sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara aparat dan rakyat. Dengan terlibat langsung dalam pengawasan harga, TNI membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro, khususnya di sektor konsumsi rumah tangga.

Menurut Serka Sanudin, pengecekan harga ini juga menjadi sarana komunikasi sosial dengan pedagang dan warga sekitar. “Kami ingin tahu secara langsung kondisi di lapangan, sekaligus memastikan tidak ada lonjakan harga yang meresahkan warga,” ujarnya dengan ramah kepada pemilik toko.

Hj. Eli sendiri menyambut baik kehadiran aparat TNI di tokonya. “Saya merasa diperhatikan dan dihargai. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan agar harga-harga tetap stabil dan pedagang juga bisa tenang berdagang,” katanya.

Pihak Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1613/Terisi berkomitmen akan terus melaksanakan pemantauan secara berkala. Tidak hanya di pasar besar, tetapi juga di tingkat warung dan toko kecil milik warga sebagai bentuk kepedulian terhadap ekonomi lokal.

Kehadiran TNI dalam memantau harga sembako ini membuktikan bahwa pengabdian prajurit tak hanya bicara soal senjata, tetapi juga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. TNI kini bukan hanya penjaga kedaulatan negara, tetapi juga pengawal stabilitas dapur rakyat.

Posting Komentar