HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sertu Agus Nurohman Hadiri Pengajian Hari Santri Nasional 2025 di Kecamatan Patrol


Indramayu, 22 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Babinsa Koramil 1614/Anjatan Sertu Agus Nurohman menghadiri kegiatan pengajian akbar yang digelar di Balai Desa Patrol Baru, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (22/10/2025). Acara ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara santri, ulama, dan pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Camat Patrol Bagus Asep T, Kapolsek Patrol Kompol H. Saripudin, S.H., M.H., Kuwu Desa Patrol Baru Rifai, Ketua MUI Desa Patrol Baru Ustad Iman, serta penceramah Kyai Jamaludin, S.Pd.I yang menyampaikan tausiah bertema "Meneladani Semangat Jihad Santri dalam Mengawal Keutuhan NKRI". Dalam kesempatan itu, Sertu Agus Nurohman mewakili Danramil 1614/Anjatan menegaskan pentingnya menjaga semangat nasionalisme dan keimanan di kalangan generasi muda, khususnya para santri.

Dalam sambutannya, Kyai Jamaludin mengingatkan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan panjang para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. “Semangat jihad santri harus dihidupkan kembali dalam bentuk pengabdian terhadap masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya di hadapan lebih dari 300 jamaah.

Sementara itu, Sertu Agus Nurohman menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah berbasis keagamaan. Ia menekankan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, serta menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat. “Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan masyarakat adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan kebangsaan,” ujar Agus.

Acara pengajian dalam rangka Hari Santri Nasional 2025 di Desa Patrol Baru berlangsung dengan khidmat, tertib, dan aman hingga selesai. Sinergi antara unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan terus terjalin kuat sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Posting Komentar