HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koramil Gabuswetan Sukses Kawal Penerimaan Mahasiswa Unpad KKN di Desa Gabus Kulon, Situasi Aman Kondusif!


Indramayu – Semangat pengabdian mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) kepada masyarakat semakin terasa di Kabupaten Indramayu. Pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai, acara penerimaan resmi 16 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unpad Berdampak 2026 berlangsung sukses di Balai Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabuswetan.

Kegiatan ini mendapat pendampingan ketat dari Babinsa Desa Gabus Kulon, **Serda Yulianto**, anggota Koramil Gabuswetan di bawah Kodim 0616/Indramayu. Serda Yulianto turun langsung memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan kondusif, sesuai tugas pokok TNI dalam mendukung stabilitas wilayah serta program pengabdian masyarakat.

Acara penerimaan dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting setempat, antara lain Kuwu (Kepala Desa) Gabus Kulon Bapak Sanudi, Bhabinkamtibmas Desa Gabus Kulon Aiptu Kristien, Ketua BPD Gabus Kulon Bapak Dirsan, serta 16 mahasiswa dari berbagai program studi Universitas Padjadjaran. Kehadiran para mahasiswa ini merupakan bagian dari gelombang besar KKN Unpad yang menempatkan ribuan mahasiswa di 157 desa di Kabupaten Indramayu, sebagai lokasi prioritas program KKN tematik 2026 bekerja sama dengan Pemprov Jawa Barat.

Program KKN Unpad Berdampak 2026 ini resmi dilepas pada 9 Januari 2026 oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Herman Suryatman, M.Si., bersama Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Rektor Unpad. Sebanyak 3.382 mahasiswa diterjunkan ke 203 desa di Indramayu dan Sumedang, dengan fokus utama pada pengentasan kemiskinan dan pengelolaan sampah. Khusus di Indramayu, program ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam mengurangi beban pengeluaran keluarga serta meningkatkan pendapatan melalui berbagai inovasi berbasis ilmu pengetahuan.

Dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Dandim 0616/Indramayu, Serda Yulianto menegaskan bahwa selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan kendala berarti. Situasi tetap aman dan kondusif, mencerminkan soliditas sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Pendampingan Babinsa ini sejalan dengan komitmen Koramil Gabuswetan dalam menjaga ketertiban wilayah, terutama saat ribuan mahasiswa mulai menyebar ke berbagai desa di kecamatan tersebut.

“Kehadiran mahasiswa Unpad di Desa Gabus Kulon menjadi momentum emas bagi warga untuk belajar dan berkolaborasi dalam mengatasi berbagai persoalan sosial-ekonomi. Babinsa siap terus mendampingi agar program ini benar-benar berdampak positif dan berkelanjutan,” ujar sumber internal Koramil yang akrab dengan kegiatan tersebut.

KKN di Desa Gabus Kulon ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat antara perguruan tinggi ternama seperti Unpad, Pemprov Jabar, Pemkab Indramayu, hingga aparat teritorial TNI-Polri. Dengan tema pengentasan kemiskinan yang selaras dengan prioritas daerah, diharapkan mahasiswa dapat berkontribusi langsung melalui pendampingan masyarakat dalam peningkatan literasi keluarga, keterampilan hidup, serta pengelolaan lingkungan.

Masyarakat Gabus Kulon menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Kuwu Sanudi menyatakan kesiapan desa untuk mendukung penuh program ini, termasuk menyediakan akses dan fasilitas agar kegiatan berjalan optimal. “Kami berharap kehadiran mereka membawa perubahan nyata, terutama bagi keluarga pra-sejahtera di desa kami,” tuturnya.

Kegiatan seperti ini semakin memperkuat citra positif TNI AD, khususnya Koramil Gabuswetan, sebagai mitra terdekat masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah. Dengan situasi yang aman kondusif, program KKN Unpad di Desa Gabus Kulon diprediksi akan berjalan lancar hingga selesai pada Februari mendatang.

Semangat gotong royong dan sinergi antarpihak terus menjadi kunci sukses. Kabupaten Indramayu siap menjadi lokasi uji coba KKN tematik yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kota Mangga!
Posting Komentar