HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serka Rusyadi Hadiri Musdesus Rancamulya, Dorong Pendirian Koperasi Merah Putih dan Penguatan Ekonomi Desa


Indramayu – Komitmen dalam mendukung pembangunan desa dan penguatan ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Tahun 2026 di Desa Rancamulya, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang digelar di Balai Desa Rancamulya pada Rabu (14/1/2026) tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, termasuk Babinsa Desa Rancamulya, Serka Rusyadi.

Musdesus ini membahas dua agenda strategis sekaligus, yakni penetapan program Musyawarah Desa Khusus Tahun 2026 serta pembahasan pelaksanaan pembangunan Koperasi Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Forum musyawarah ini menjadi wadah penting bagi warga dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus merumuskan langkah konkret pembangunan desa ke depan.

Kehadiran Babinsa Serka Rusyadi dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran aparat kewilayahan dalam mendampingi dan mengawal proses pembangunan desa agar berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyepakati pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan elemen masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Musdesus Rancamulya dihadiri oleh Camat Gabus Wetan Suminta, Kapolsek Gabus Wetan Iptu H. Karnadi, Kuwu lama dan Kuwu baru Desa Rancamulya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perwakilan PKK dan tenaga kesehatan desa. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi dalam membangun desa.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah rencana pendirian Koperasi Merah Putih (KDKMP). Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan usaha bersama, pemberdayaan UMKM desa, serta penguatan sektor ekonomi produktif. Dalam musyawarah tersebut, disepakati bahwa koperasi akan dikelola secara profesional, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Selain itu, Musdesus Tahun 2026 juga membahas arah kebijakan pembangunan desa yang menitikberatkan pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat, penguatan kelembagaan desa, serta optimalisasi potensi lokal. Pemerintah desa menegaskan bahwa seluruh program yang direncanakan akan diselaraskan dengan kebutuhan riil warga serta kebijakan pemerintah daerah dan nasional.

Babinsa Serka Rusyadi menyampaikan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa sangat penting dalam menjaga stabilitas dan mendukung kelancaran program pembangunan. Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan strategis desa diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan proses musyawarah berjalan kondusif dan demokratis.

Antusiasme warga terlihat dari aktifnya peserta dalam menyampaikan masukan dan saran selama musyawarah berlangsung. Diskusi berjalan dinamis dengan tetap menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan pembangunan desa yang partisipatif.

Melalui Musdesus ini, Desa Rancamulya optimistis dapat melangkah menuju pembangunan desa yang lebih mandiri dan berdaya saing. Pendirian Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemandirian ekonomi desa, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan Musdesus Rancamulya Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Hasil musyawarah ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam pelaksanaan program pembangunan desa serta penguatan ekonomi masyarakat di Desa Rancamulya, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar