Babinsa Hebat! Jadi Benteng Terdepan, Wujudkan Desa Aman dan Sejahtera di Tengah Masyarakat Kecamatan Lelea
Februari 10, 2026
Indramayu – Lapangan Apel Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, menjadi saksi penutupan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Dharma Kusuma pada Selasa (10/2/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai ini mengusung tema “Mengoptimalkan Potensi Desa Berdasarkan Sumber Daya Alam dan Kebudayaan Lokal”, menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat desa.
Kegiatan penutupan ini berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat, mencerminkan komitmen institusi pendidikan tinggi berbasis nilai Islami tersebut dalam berkontribusi nyata bagi pembangunan desa. Tema yang diangkat kali ini menekankan pemanfaatan kekayaan alam serta warisan budaya lokal sebagai modal utama pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan visi IAI Pangeran Dharma Kusuma sebagai kampus unggul yang kompetitif dan Islami.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Camat Lelea Bapak Atang Suwandi SSTP., M.Si., Danramil 1612/Lelea diwakili oleh Pelda Subagja, Rektor IAI Pangeran Dharma Kusuma Bapak Taufik Mustopa, M.Pd., M.Si., Ketua Yayasan Bapak H. Abas Assafah AD. S.Ag., M.Si., staf Kecamatan Lelea, serta para mahasiswa peserta KKN.
Susunan acara berlangsung sederhana namun sarat makna, dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, rangkaian sambutan dari para pejabat dan pimpinan institusi, hingga ditutup dengan doa bersama. Kehadiran perwakilan TNI dari Koramil 1612/Lelea menunjukkan sinergi erat antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam mendukung program pengabdian masyarakat.
Rektor IAI Pangeran Dharma Kusuma, Taufik Mustopa, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswanya. “KKN Tematik ini bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan wujud nyata pengabdian ilmu kepada masyarakat. Melalui tema ini, mahasiswa kami telah berupaya menggali dan mengoptimalkan potensi desa di wilayah Lelea, mulai dari sumber daya alam hingga kekayaan budaya lokal. Semoga hasilnya memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian,” ujarnya.
Camat Lelea Atang Suwandi turut mengapresiasi partisipasi mahasiswa. “Kehadiran mahasiswa IPDK di tengah masyarakat Lelea sangat kami sambut baik. Program ini membantu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang selama ini mungkin kurang tergali. Pemerintah kecamatan siap mendukung kelanjutan program-program serupa demi kesejahteraan warga,” katanya.
Perwakilan Danramil 1612/Lelea, Pelda Subagja, menambahkan bahwa keamanan wilayah menjadi prioritas bersama. “Kami dari Koramil selalu siap mendampingi kegiatan positif seperti KKN ini. Sinergi TNI dengan kampus dan pemerintah daerah telah terbukti memperkuat stabilitas kamtibmas sekaligus mendorong pembangunan desa. Terima kasih kepada para mahasiswa yang telah berkontribusi dengan penuh semangat,” ungkapnya.
Ketua Yayasan H. Abas Assafah menekankan nilai-nilai Islami yang melekat dalam program ini. “Sebagai institusi berbasis agama Islam, kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar secara intelektual, tapi juga peduli dan berkontribusi kepada umat. KKN Tematik ini adalah salah satu bentuk amal jariyah yang kami tanamkan,” tambahnya.
IAI Pangeran Dharma Kusuma, yang berlokasi di Indramayu dan dikenal sebagai kampus putih berbasis nilai Islami, secara rutin menggelar program KKN/KKM tematik untuk memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan masyarakat. Penutupan ini menjadi penutup rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa waktu, dengan harapan outputnya dapat terus dirasakan oleh warga desa di Kecamatan Lelea.
Acara diakhiri dengan doa bersama, meninggalkan kesan positif dan semangat baru bagi kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Indramayu. Dengan berakhirnya KKN Tematik 2026 ini, diharapkan potensi desa semakin teroptimalkan, menuju masyarakat yang mandiri, berbudaya, dan sejahtera.
