Babinsa Koramil Krangkeng Monitoring Harga Sembako: Daging Sapi dan Bawang Merah Naik Tajam di Toko Berkah Kapringan
Februari 08, 2026
Indramayu – Anggota Koramil 1610/Krangkeng, Serda Mashur, kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, Babinsa ini melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako secara langsung di Toko Berkah, Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD, khususnya Babinsa, untuk memantau fluktuasi harga bahan pokok sehari-hari guna mencegah spekulan dan memastikan ketersediaan serta keterjangkauan bagi warga. Monitoring dilakukan di tengah tren kenaikan harga beberapa komoditas yang terpantau di wilayah Jawa Barat awal Februari 2026.
Dalam pantauannya, Serda Mashur mencatat daftar harga sembako terkini di toko tersebut sebagai berikut:
1. Beras (1 kg) : Rp12.000 (stabil, jenis tutun)
2. Minyak goreng (1 kg) : Rp16.000 (tetap)
3. Telur ayam (1 kg) : Rp38.000 (mengalami kenaikan)
4. Daging ayam (1 kg) : Rp38.000 (tetap)
5. Daging sapi (1 kg) : Rp150.000 (mengalami kenaikan signifikan)
6. Gula pasir (1 kg) : Rp16.000 (mengalami kenaikan)
7. Bawang merah (1 kg) : Rp48.000 (mengalami kenaikan)
8. Bawang putih (1 kg) : Rp42.000 (mengalami kenaikan)
9. Kacang kedelai (1 kg) : Rp19.000 (mengalami kenaikan)
10. Jagung (1 kg) : Rp11.000 (mengalami kenaikan)
Dari data tersebut, terlihat adanya tren kenaikan pada komoditas protein hewani seperti telur ayam dan daging sapi, serta bumbu dapur utama seperti bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan kacang kedelai. Sementara itu, beras dan minyak goreng relatif stabil.
Serda Mashur menyampaikan, kegiatan berjalan tertib dan aman tanpa kendala berarti. “Kami terus melakukan pemantauan rutin agar masyarakat tidak dirugikan oleh lonjakan harga yang tidak wajar. Harga daging sapi yang mencapai Rp150.000 per kg dan bawang merah Rp48.000 per kg memang cukup memberatkan, terutama bagi keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Namun, ketersediaan stok masih aman,” ujar Serda Mashur kepada awak media setelah monitoring.
Dandim 0616/Indramayu diharapkan mendapat gambaran akurat tentang kondisi lapangan melalui laporan ini. Upaya Babinsa seperti ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena membantu menjaga stabilitas ekonomi desa. Kenaikan harga ini sejalan dengan tren nasional dan regional awal 2026, di mana faktor musiman, distribusi, dan permintaan meningkat memengaruhi beberapa komoditas.
Pemerintah daerah dan TNI diimbau terus berkoordinasi dengan pedagang serta distributor untuk menekan potensi kenaikan lebih lanjut, terutama menjelang periode kebutuhan tinggi seperti Ramadan. Masyarakat Kapringan dan sekitarnya diharapkan bijak dalam berbelanja serta melaporkan jika menemukan praktik penimbunan atau harga tidak wajar.
Dengan semangat pengabdian Babinsa Koramil Krangkeng yang tak kenal lelah, diharapkan harga sembako tetap terkendali demi kesejahteraan masyarakat Indramayu. Kegiatan semacam ini terus digalakkan sebagai wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
