HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serka Hasrul Kawal Pelepasan 119 Mahasiswa UNPAD KKN di Gantar, Indramayu: Wujud Sinergi TNI-Polri-Pemda Dorong Pemberdayaan Desa!


Indramayu – Suasana semangat dan penuh harapan menyelimuti Aula Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, pada Senin (9 Februari 2026). Sebanyak 119 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) resmi dilepas untuk memulai pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari-Februari 2026. Acara pelepasan ini menjadi momentum penting sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam membangun desa-desa di wilayah Kecamatan Gantar.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting. Camat Gantar Drs. Uus Wuspito memimpin acara sebagai tuan rumah. Mewakili Danramil 1602/Sukadana, hadir Serka Hasrul selaku Babinsa yang aktif mendampingi masyarakat di wilayah binaannya. Serka Hasrul, anggota Koramil 1615/Haurgeulis yang dikenal sering turun langsung ke lapangan untuk mengawal berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, turut hadir memastikan kelancaran acara.

Turut hadir pula perwakilan Kapolsek Gantar Aipda Robert Adi, Dosen Pembimbing UNPAD Dr. Zaenal Mustakim, para Kuwu se-Kecamatan Gantar, Kepala UPTD se-kecamatan, serta ratusan mahasiswa yang siap diterjunkan ke desa-desa. Acara berjalan aman dan lancar, ditutup pukul 11.35 WIB tanpa kendala berarti.

Pelepasan KKN ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa UNPAD akan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk memberdayakan desa-desa di Kecamatan Gantar. Fokus utama program mencakup peningkatan potensi desa di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta mendorong inovasi lokal guna mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.

Tujuan utama KKN ini meliputi tiga hal pokok. Pertama, pemberdayaan masyarakat desa melalui peningkatan potensi lokal, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta inovasi solusi atas masalah setempat. Kedua, menjadi ajang pembelajaran dan pematangan bagi mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan baru serta menerapkan teori kuliah secara langsung di lapangan. Ketiga, mewujudkan pengabdian masyarakat sebagai salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Serka Hasrul, Babinsa yang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan teritorial di Kecamatan Gantar, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa UNPAD. "Kehadiran mahasiswa KKN ini sangat kami sambut baik. Mereka membawa ilmu segar yang bisa membantu masyarakat desa meningkatkan kesejahteraan. Kami dari TNI, melalui Babinsa, siap mendampingi dan mengawal agar program berjalan optimal, aman, dan bermanfaat nyata bagi rakyat," ujar Serka Hasrul.

Camat Gantar Drs. Uus Wuspito juga menekankan pentingnya kolaborasi ini. "Pelepasan hari ini menandai dimulainya pengabdian yang nyata. Kami berharap mahasiswa bisa beradaptasi cepat dan memberikan kontribusi maksimal untuk kemajuan desa-desa di Gantar," katanya.

Dr. Zaenal Mustakim, sebagai dosen pembimbing, menambahkan bahwa program KKN kali ini selaras dengan kebijakan nasional penanganan kemiskinan dan pengelolaan lingkungan. "Mahasiswa akan terjun ke  desa-desa dengan program konkret, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat dan edukasi kesehatan. Ini kesempatan emas bagi mereka untuk belajar dari realitas lapangan," ungkapnya.

KKN UNPAD periode ini melibatkan ribuan mahasiswa yang diterjunkan ke berbagai kecamatan di Kabupaten Indramayu, termasuk Gantar. Kehadiran Babinsa Serka Hasrul dalam acara pelepasan menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya Kodim 0616/Indramayu, dalam mendukung pembangunan desa melalui sinergi dengan perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Dengan berakhirnya acara secara aman dan lancar, diharapkan para mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Gantar. Sinergi ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan melalui gotong royong berbagai pihak, termasuk peran aktif Babinsa di garis depan.
Posting Komentar