HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serka Sarip Perkuat Silaturahmi TNI-Rakyat di Desa Bunder: Sosialisasi Kesehatan, Keamanan, hingga Perekrutan TNI AD 2026 Menggema di Tengah Warga Widasari!


Indramayu – Dedikasi prajurit TNI Angkatan Darat di tingkat teritorial kembali terpancar terang. Babinsa Koramil 1606/Tukdana, **Serka Sarip**, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Ade, menggelar kegiatan **Komunikasi Sosial (Komsos)** yang intens bersama tokoh masyarakat Desa Bunder, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Acara berlangsung pada Minggu (8/2/2026) pukul 09.25 WIB hingga selesai, bertempat di rumah Bapak RT 08 Kaswina di wilayah Desa Bunder.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan rakyat, sekaligus menyampaikan informasi krusial terkait kondisi desa. Serka Sarip, yang dikenal sigap dalam menangani berbagai isu masyarakat—termasuk pemantauan banjir baru-baru ini di wilayahnya—menekankan bahwa Desa Bunder, yang kerap menghadapi ancaman bencana seperti luapan Sungai Kali Asin, perlu kewaspadaan tinggi.

“Mempererat silaturahmi TNI dan rakyat adalah pondasi utama menjaga keamanan dan ketertiban. Kami ingin tahu langsung dari tokoh masyarakat apa saja hal menonjol di desa terkait kamtibmas dan potensi bencana. Dari situ, kita bisa antisipasi lebih dini,” ujar Serka Sarip dalam diskusi hangat bersama para tokoh masyarakat.

Selain itu, Babinsa ini tak lupa menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan keluarga, serta lingkungan. Di tengah musim pancaroba yang masih berlangsung dan riwayat banjir di Desa Bunder, pesan ini sangat relevan. Warga diajak untuk rutin membersihkan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penyakit yang sering muncul pasca-banjir atau cuaca ekstrem.

Puncak kegiatan adalah sosialisasi perekrutan masuk TNI Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2026, baik untuk jalur **Prajurit Karier Bintara** maupun **Tamtama**. Serka Sarip menjelaskan bahwa pendaftaran online telah dibuka sejak awal Januari 2026 melalui situs resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id, dengan kuota terbatas dan proses seleksi yang transparan serta gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

“Kami mengajak pemuda-pemudi Desa Bunder yang memenuhi syarat untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD. Ini kesempatan emas membangun karir, mengabdi kepada bangsa, dan membawa nama baik desa. Persyaratan umum termasuk usia minimal 17 tahun 10 bulan hingga maksimal 24 tahun pada saat pendidikan pertama, sehat jasmani-rohani, serta lulus pendidikan minimal SMP untuk Tamtama. Segera daftar sebelum kuota penuh!” serunya antusias.

Tokoh masyarakat yang hadir menyambut positif kegiatan ini. Mereka mengapresiasi kehadiran langsung Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang selalu responsif terhadap isu lokal. Desa Bunder, yang terletak di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, merasakan manfaat nyata dari pendekatan humanis TNI ini. Diskusi juga menyentuh upaya pengelolaan sampah desa dan kesiapsiagaan bencana, sejalan dengan gotong royong masyarakat setempat.

Serka Sarip menutup kegiatan dengan harapan besar: “TNI dan rakyat adalah satu kesatuan. Melalui Komsos seperti ini, kita bangun desa yang aman, sehat, dan mandiri. Mari warga Desa Bunder ikut serta menjaga kebersihan, kewaspadaan, dan bahkan bergabung ke barisan TNI untuk masa depan yang lebih baik!”

Kegiatan ini dilengkapi dokumentasi foto yang menunjukkan suasana akrab dan penuh semangat. Kehadiran Serka Sarip di Desa Bunder kembali membuktikan peran vital Babinsa sebagai jembatan antara institusi negara dan masyarakat pedesaan di Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar