Babinsa Serka Sudono Turun Tangan! Aksi Humanis Cegah Tawuran Remaja Jelang Subuh di Indramayu Saat Ramadan
Indramayu — Menjelang datangnya dinamika sosial pada Bulan Suci Ramadan, aparat kewilayahan bergerak cepat melakukan langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Desa Tanjakan Koramil 1610/Krangkeng, Serka Sudono, turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) untuk mengantisipasi maraknya kenakalan remaja yang kerap terjadi saat Ramadan.
Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Blok Karang Malang, Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bentuk nyata pendekatan persuasif TNI dalam menjaga stabilitas lingkungan sekaligus membangun kesadaran sosial masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Sudono berdialog langsung dengan warga dan para tokoh masyarakat setempat. Ia menyampaikan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mengawasi aktivitas remaja, terutama pada waktu-waktu rawan menjelang sahur yang sering dimanfaatkan untuk kegiatan negatif.
Menurutnya, setiap Ramadan selalu muncul fenomena kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Beberapa di antaranya adalah tawuran antar kelompok, perang sarung, hingga aksi perang air atau “perang banyu” yang kerap terjadi menjelang waktu subuh.
“Ramadan seharusnya menjadi momentum meningkatkan ibadah dan kebersamaan, bukan justru diisi kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Serka Sudono dalam arahannya kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa aksi-aksi tersebut tidak hanya menimbulkan risiko cedera fisik, tetapi juga dapat berujung pada persoalan hukum yang merugikan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, pendekatan edukatif dan komunikasi langsung dinilai menjadi langkah efektif dalam mencegah potensi konflik sejak dini.
Kegiatan komsos ini juga menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta kondisi keamanan lingkungan. Masyarakat Blok Karang Malang menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Sejumlah tokoh masyarakat mengungkapkan bahwa kehadiran aparat secara langsung memberikan dampak psikologis positif bagi remaja. Mereka merasa diperhatikan sekaligus diingatkan agar tidak terjerumus dalam perilaku yang merugikan.
Serka Sudono juga mengajak orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari selama Ramadan. Ia menekankan bahwa pencegahan kenakalan remaja tidak dapat dilakukan oleh aparat saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Kunci utama ada pada kepedulian bersama. Orang tua, tokoh masyarakat, dan aparat harus saling bekerja sama agar lingkungan tetap kondusif,” katanya.
Selain memberikan imbauan, kegiatan komsos tersebut juga diisi dengan diskusi santai mengenai langkah-langkah menjaga keamanan lingkungan, termasuk mengaktifkan kembali ronda malam serta memperkuat komunikasi antarwarga.
Pendekatan humanis yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui komunikasi sosial yang intensif, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh keakraban. Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin, terutama pada momentum-momentum penting yang berpotensi meningkatkan kerawanan sosial.
Langkah cepat yang dilakukan Babinsa Desa Tanjakan ini menjadi contoh nyata bahwa pencegahan lebih efektif dibanding penindakan. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Serka Sudono menunjukkan bahwa keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil dari kebersamaan dan kepedulian seluruh warga.
Upaya preventif seperti ini diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang aman, damai, dan penuh makna bagi masyarakat Indramayu, sekaligus menjaga generasi muda agar tetap berada di jalur positif menuju masa depan yang lebih baik.
