HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Turun ke Sawah, Pendampingan Pertanian di Jatisura Jadi Bukti Nyata TNI Kawal Produktivitas Padi Indramayu


Indramayu — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Kali ini, peran aktif aparat kewilayahan kembali terlihat melalui kegiatan Pendampingan Pertanian Pemeliharaan Tanaman Padi yang dilaksanakan di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan oleh Serka Ahyadi, Babinsa Desa Jatisura, anggota Koramil 1613/Terisi, bersama Kelompok Tani Rejeki Tani II. Bertempat di areal persawahan Blok Canting, kegiatan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan fokus pada pemeliharaan tanaman padi, khususnya penanganan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman.

Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui Babinsa dalam membantu petani meningkatkan hasil produksi pertanian. Gulma yang tidak ditangani secara tepat dapat menyerap unsur hara dan air yang seharusnya dimanfaatkan oleh tanaman padi, sehingga berisiko menurunkan produktivitas panen. Melalui pendampingan langsung di lapangan, petani diberikan pemahaman sekaligus contoh teknis penanganan gulma yang efektif dan sesuai dengan kondisi lahan.

Serka Ahyadi menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah petani bertujuan memberikan motivasi sekaligus memastikan proses pemeliharaan tanaman berjalan optimal. “Kami mendampingi petani mulai dari awal tanam hingga masa pemeliharaan. Dengan penanganan gulma yang tepat, tanaman padi bisa tumbuh lebih sehat dan hasil panen diharapkan meningkat,” ujarnya.

Kelompok Tani Rejeki Tani II menyambut positif kegiatan tersebut. Para petani merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa, terutama dalam menghadapi kendala di lapangan. Selain membantu secara teknis, Babinsa juga menjadi penghubung antara petani dan instansi terkait apabila diperlukan tindak lanjut lebih lanjut dalam pengelolaan pertanian.

Kegiatan pendampingan pertanian ini juga mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. Indramayu sebagai salah satu lumbung padi nasional memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan beras. Oleh karena itu, keberhasilan panen di tingkat desa menjadi faktor penting dalam menopang ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Danramil 1613/Terisi melalui jajaran Babinsa terus mendorong agar kegiatan pendampingan pertanian dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya sebatas pengamanan wilayah, Babinsa dituntut hadir sebagai mitra petani, membantu mengidentifikasi permasalahan di lapangan, serta mendorong penerapan pola tanam dan pemeliharaan yang baik.

Pendampingan pemeliharaan tanaman padi di Desa Jatisura ini menjadi contoh konkret bagaimana TNI berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa di sawah bukan sekadar simbol, melainkan bentuk kerja nyata dalam membantu petani menghadapi tantangan pertanian, mulai dari gulma, hama, hingga faktor cuaca.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Para petani mengikuti kegiatan dengan antusias, sementara koordinasi antara Babinsa dan kelompok tani berjalan dengan baik. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan.

Melalui pendampingan seperti ini, diharapkan hasil pertanian padi di Desa Jatisura semakin meningkat dan berkelanjutan. Sinergi antara TNI dan petani menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten Indramayu.


Posting Komentar