BABINSA UJUNGGEBANG GERAK CEPAT! PELTU HERYANTO KONSOLIDASI PAMONG DESA BAHAS KAMTIBMAS HINGGA TAHAPAN PILWU PAW
Indramayu — Upaya memperkuat stabilitas wilayah terus dilakukan jajaran TNI di tingkat desa. Kamis (19/2/2026), Babinsa Desa Ujunggebang, Peltu Heryanto, menggelar komunikasi sosial (komsos) bersama pamong desa di Balai Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi momentum penting dalam membahas berbagai isu strategis yang tengah berkembang di tengah masyarakat, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kewaspadaan di musim penghujan, tahapan Pemilihan Kuwu Pergantian Antar Waktu (Pilwu PAW), hingga sektor pertanian. Komsos ini menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat teritorial dan perangkat desa dalam menjaga kondusivitas wilayah binaan.
Dalam pertemuan tersebut, isu kamtibmas menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Peltu Heryanto menekankan pentingnya deteksi dini dan koordinasi cepat apabila muncul potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat. Stabilitas keamanan desa, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam mendukung kelancaran pembangunan dan aktivitas sosial ekonomi warga. Ia mengajak seluruh pamong desa untuk terus memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam menyikapi setiap dinamika yang muncul.
Selain kamtibmas, musim penghujan juga menjadi perhatian serius. Mengingat intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir, potensi banjir dan gangguan infrastruktur desa perlu diantisipasi sedini mungkin. Babinsa mengimbau agar aparat desa bersama masyarakat melakukan langkah-langkah preventif seperti pembersihan saluran air, pengecekan tanggul, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana alam. Koordinasi dan kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci agar dampak musim hujan bisa diminimalisir.
Tahapan Pemilihan Kuwu Pergantian Antar Waktu (Pilwu PAW) turut menjadi topik penting dalam diskusi tersebut. Proses demokrasi di tingkat desa ini dinilai perlu mendapat pengawalan bersama agar berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku. Peltu Heryanto mengingatkan seluruh elemen desa agar menjaga netralitas dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat. Perbedaan pilihan dalam demokrasi disebut sebagai hal wajar, namun persatuan dan kerukunan harus tetap menjadi prioritas utama.
Di sisi lain, sektor pertanian juga menjadi perhatian dalam komsos tersebut. Mengingat mayoritas warga Ujunggebang menggantungkan hidup pada sektor pertanian, kestabilan produksi dan distribusi hasil tani sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Babinsa mendorong agar petani tetap semangat dalam menghadapi musim tanam serta meningkatkan koordinasi dengan penyuluh pertanian dan instansi terkait apabila menghadapi kendala, baik terkait pupuk, irigasi, maupun hama tanaman. Ketahanan pangan di tingkat desa disebut sebagai bagian dari ketahanan wilayah secara menyeluruh.
Kegiatan komsos tersebut dihadiri oleh sejumlah pamong desa, di antaranya Bapak Muflihun selaku Lebe, Bapak Royani (Raksabumi II), Bapak H. Parto (Bekel), dan Bapak Narita (Bekel). Kehadiran para tokoh desa ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Desa Ujunggebang.
Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh keakraban. Berbagai masukan serta pandangan disampaikan secara konstruktif demi kemajuan desa. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif.
Komsos yang digelar di Balai Desa Ujunggebang ini menjadi salah satu wujud nyata pembinaan teritorial yang rutin dilakukan aparat TNI di wilayah binaan. Melalui komunikasi yang intens dan kolaboratif, diharapkan setiap potensi persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun desa agar tetap aman, solid, dan sejahtera.
