Danramil 1612/Lelea Kawal Ketat Pengecekan Aset Disdik, Pembangunan KDKMP di Cempeh dan Tamansari Siap Dikebut
Indramayu — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan program strategis nasional kembali ditunjukkan di wilayah Kabupaten Indramayu. Danramil 1612/Lelea, yang diwakili oleh Peltu Rudiyanto, melaksanakan pendampingan kegiatan pengecekan aset bersama Tim Aset Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu sebagai bagian dari persiapan pembangunan KDKMP di Desa Cempeh dan Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai tersebut difokuskan pada pengecekan bangunan sekolah yang telah dibongkar dan akan dialihfungsikan sebagai lokasi pembangunan gerai KDKMP. Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan administrasi dan teknis berjalan sesuai aturan serta tidak menimbulkan persoalan aset di kemudian hari.
Peltu Rudiyanto menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui Koramil 1612/Lelea merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat, khususnya program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa.
“Kami hadir untuk memastikan proses pengecekan aset berjalan tertib, transparan, dan aman. Ini bagian dari tugas kami untuk mendukung program strategis nasional agar dapat berjalan lancar di tingkat daerah,” ujar Peltu Rudiyanto di sela kegiatan.
Tim Aset Disdik Kabupaten Indramayu dipimpin langsung oleh Sugiantoro, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Tim. Ia menjelaskan bahwa pengecekan aset ini menjadi langkah krusial sebelum pembangunan KDKMP dimulai, mengingat lokasi yang digunakan merupakan aset pendidikan yang sebelumnya difungsikan sebagai bangunan sekolah.
“Pengecekan ini penting untuk memastikan status aset jelas dan sesuai regulasi. Dengan pendampingan dari TNI dan pemerintah kecamatan, proses berjalan lebih tertib dan akuntabel,” jelas Sugiantoro.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan. Camat Lelea, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Kepala Seksi BPMD Kecamatan Lelea, Ade S. STR, M.Si. Ia menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh rencana pembangunan KDKMP karena dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa.
“KDKMP merupakan program yang sangat strategis. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkap Ade.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SDN 2 Cempeh, sebagai pihak yang terkait langsung dengan aset bangunan sekolah yang dilakukan pengecekan. Seluruh pihak terlibat aktif dalam proses verifikasi lapangan, mulai dari peninjauan fisik bangunan hingga pencocokan data administrasi.
Pembangunan KDKMP di Desa Cempeh dan Desa Tamansari merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah desa dalam mendukung kebijakan nasional. Program ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi desa berbasis pangan, sekaligus memperkuat peran desa sebagai pilar pembangunan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi kunci utama kelancaran kegiatan tersebut.
Dengan adanya pendampingan dari Danramil 1612/Lelea, proses persiapan pembangunan KDKMP di Kecamatan Lelea diharapkan dapat berjalan tanpa hambatan. Kehadiran TNI tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa TNI AD senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.
