HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Diguyur Hujan, Warga Rancahan Sampaikan Aspirasi di Depan Balai Desa

Indramayu – Ratusan warga Desa Rancahan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, tetap menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Desa pada Senin, 9 Februari 2026, meskipun cuaca kurang bersahabat.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait dugaan pelanggaran etika yang melibatkan salah satu perangkat desa. Warga menilai persoalan tersebut perlu ditangani secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan.

Menurut warga, kejadian tersebut berpotensi mencoreng citra pemerintahan desa dan mengganggu stabilitas sosial di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, mereka meminta adanya klarifikasi dan evaluasi dari pihak terkait.

Koordinator Lapangan aksi, Sunarso, menyampaikan bahwa massa juga menuntut keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa.
 
Ia menyebutkan, evaluasi realisasi APBDes dari tahun 2018 hingga 2025 perlu dilakukan secara menyeluruh.
“Warga ingin pengelolaan anggaran desa dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga meminta penjelasan terkait status sejumlah anggota BPD yang disebut berstatus ASN, guna memastikan tidak adanya pelanggaran aturan.

Warga berharap pemerintah desa, pihak kecamatan, serta instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan hukum.

Sampai saat ini, pihak Pemerintah Desa Rancahan maupun pihak kecamatan belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan yang disampaikan warga.
Posting Komentar