Babinsa Pelda Rastika Turun Langsung! Jaga Kondusifitas Idul Fitri 1447 H, Desa Sliyeg Solid Bersama Pemuda
Indramayu – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ajang mempererat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan wilayah. Babinsa Desa Sliyeg, Pelda Rastika, menunjukkan peran aktifnya dengan turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga dan pemuda di Desa Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Sabtu (21/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini dipusatkan di Blok Masjid Romattul Umat, RT 02 RW 03. Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, di mana masyarakat dan pemuda yang tergabung dalam grup Exses turut hadir dan berbaur dalam diskusi yang membahas situasi dan perkembangan perayaan Idul Fitri di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Pelda Rastika didampingi oleh Lurah Desa Sliyeg, Sunanto, serta sejumlah tokoh pemuda setempat. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan emosional dengan warga binaannya.
Pelda Rastika menegaskan bahwa kegiatan komsos ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memantau kondisi wilayah secara langsung. Ia menekankan pentingnya peran bersama antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama momen Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga.
“Melalui silaturahmi ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Peran pemuda juga sangat penting dalam menjaga lingkungan tetap kondusif,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Sementara itu, Lurah Desa Sliyeg, Sunanto, mengapresiasi inisiatif Babinsa yang terus aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Ia menilai, kehadiran Babinsa di tengah warga mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan aparat keamanan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain mempererat hubungan, juga menjadi wadah untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama terhadap potensi permasalahan di masyarakat,” ungkapnya.
Dalam diskusi yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut, berbagai hal dibahas, mulai dari kondisi keamanan lingkungan, aktivitas masyarakat selama Lebaran, hingga peran pemuda dalam menjaga ketertiban. Para anggota grup Exses sebagai representasi generasi muda Desa Sliyeg juga menyampaikan komitmennya untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Mereka menyadari bahwa peran pemuda sangat krusial dalam menciptakan suasana yang damai, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat Idul Fitri. Dengan adanya komunikasi yang terbuka antara aparat dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Kegiatan komsos ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa. Dalam suasana Lebaran yang penuh berkah, semangat persatuan semakin ditekankan sebagai fondasi utama dalam menjaga keharmonisan sosial.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tidak hanya mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga berhasil menciptakan rasa kebersamaan yang kuat antara aparat dan masyarakat.
Langkah yang dilakukan Babinsa Pelda Rastika ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan humanis dan komunikasi aktif mampu menciptakan stabilitas wilayah. Di tengah dinamika masyarakat, kehadiran aparat yang responsif dan dekat dengan warga menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dengan sinergi yang terus terjalin, Desa Sliyeg diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan kondusif, khususnya dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
