HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Turun Langsung! Pengamanan Arus Mudik Lebaran di Jembatan Sewo Indramayu Berjalan Aman dan Lancar


Indramayu – Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, aparat gabungan di Kabupaten Indramayu bergerak cepat memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat. Salah satu titik krusial yang menjadi fokus pengamanan adalah Pos Jembatan Sewo di Desa Sukra, Kecamatan Sukra. Di lokasi ini, peran Babinsa dari Koramil setempat menjadi sorotan karena keterlibatannya langsung di lapangan bersama unsur pengamanan lainnya.

Kegiatan pengamanan (PAM) arus mudik ini dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Sejumlah personel dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga situasi tetap kondusif selama periode mudik berlangsung.

Dari jajaran Koramil 1614/Anjatan, dua personel Babinsa turut ambil bagian aktif, yakni Peltu Heryanto dan Sertu A. Khanan. Kehadiran Babinsa di tengah pengamanan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Tak hanya dari TNI, pengamanan juga melibatkan personel dari Polsek Sukra. Tercatat tujuh anggota kepolisian diterjunkan, yakni Aiptu Darip, Bripka Hidayat, Briptu Zaidin, Briptu Yudi, Bripda Wahyu, Bripda Octa, dan Bripda Fiere. Mereka bekerja sama mengatur lalu lintas, mengurai potensi kemacetan, serta memastikan pengguna jalan mematuhi aturan yang berlaku.

Selain itu, unsur pemerintah daerah juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sukra mengirimkan satu personel, yakni Darnoto, untuk membantu pengamanan di lapangan. Sementara itu, tim kesehatan dari Puskesmas Sukra juga disiagakan guna mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami para pemudik. Dua tenaga kesehatan, Eti dan Wati, hadir memberikan dukungan medis di lokasi.

Peran masyarakat juga tidak kalah penting dalam kegiatan ini. Organisasi Sentra Komunikasi (Senkom) turut berkontribusi dengan menurunkan tiga anggotanya, yaitu Lutfi, Fais, dan Sarmin. Mereka membantu dalam pemantauan situasi serta komunikasi di lapangan, sehingga koordinasi antarinstansi dapat berjalan dengan baik.

Meski tidak melibatkan unsur Dinas Perhubungan pada kegiatan kali ini, sinergi antarinstansi yang terlibat tetap mampu menciptakan kondisi yang aman dan terkendali. Para petugas tampak sigap mengatur arus kendaraan yang melintasi Jembatan Sewo, yang dikenal sebagai salah satu jalur penting bagi pemudik di wilayah Indramayu.

Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau tertib, aman, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan berarti yang dapat menghambat perjalanan para pemudik. Hal ini menjadi bukti bahwa koordinasi dan kesiapsiagaan aparat di lapangan berjalan dengan efektif.

Kehadiran Babinsa bersama aparat gabungan di titik-titik strategis seperti Jembatan Sewo menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas selama musim mudik Lebaran. Dengan pendekatan humanis dan respons cepat terhadap situasi di lapangan, para petugas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Momentum mudik Lebaran memang selalu menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam hal pengaturan lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Namun, dengan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan unsur masyarakat, tantangan tersebut dapat dihadapi dengan baik.

Pengamanan yang berjalan lancar di Pos Jembatan Sewo ini diharapkan menjadi contoh bagi titik-titik pengamanan lainnya di wilayah Indramayu maupun daerah lain. Ke depan, kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan terus ditingkatkan demi menciptakan mudik yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Posting Komentar