HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Koptu Warmin Turun Tangan! Babinsa Lelea Gencar Edukasi Warga Cegah Bahaya Listrik dan Geng Motor


Indramayu – Peran aktif aparat teritorial kembali terlihat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kali ini, Babinsa Koramil 1612/Lelea, Koptu Warmin, menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran warga melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) di Desa Langgengsari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Kamis (24/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipusatkan di Balai Desa Langgengsari dan melibatkan tokoh masyarakat setempat. Dalam suasana penuh keakraban, Koptu Warmin berdialog langsung dengan warga, di antaranya Warjo yang dikenal sebagai tokoh masyarakat serta Dartam sebagai perwakilan warga.

Dalam kesempatan itu, Koptu Warmin menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan lingkungan dari berbagai potensi bahaya yang kerap muncul di tengah masyarakat. Salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik yang dinilai sangat berbahaya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan jebakan tikus dengan aliran listrik karena berisiko tinggi, tidak hanya bagi hama, tetapi juga dapat membahayakan manusia, termasuk anak-anak,” ujar Koptu Warmin dalam arahannya.

Selain itu, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) melalui poskamling. Ia menegaskan bahwa peran aktif warga sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi yang kondusif, terutama dengan menerapkan aturan tamu wajib lapor 1x24 jam.

Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan desa. Dengan keterlibatan langsung masyarakat, diharapkan berbagai potensi kerawanan dapat dicegah sejak awal.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada generasi muda. Koptu Warmin mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Ia menyoroti maraknya fenomena geng motor yang dapat menyeret remaja ke dalam tindakan negatif dan melanggar hukum.

“Peran orang tua sangat penting. Kami mengimbau agar anak-anak diawasi dengan baik supaya tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, termasuk geng motor yang saat ini cukup meresahkan,” tegasnya.

Kegiatan komsos ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Mereka menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Tokoh masyarakat setempat, Warjo, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Koptu Warmin. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung seperti ini mampu mempererat hubungan antara aparat dan warga.

“Kami merasa diperhatikan dan dibimbing. Apa yang disampaikan sangat bermanfaat untuk menjaga keselamatan dan ketertiban di desa kami,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh keakraban. Dialog yang terbangun menjadi bukti bahwa pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat teritorial mampu menciptakan hubungan harmonis dengan masyarakat.

Kegiatan komsos ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam membina wilayah binaannya. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, serta masa depan generasi muda.

Dengan langkah nyata seperti yang dilakukan Koptu Warmin, diharapkan Desa Langgengsari dapat terus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.

Posting Komentar