Babinsa Koramil 1613/Terisi Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Yayasan Nurul Mardiyah
Indramayu – Dalam rangka memperkuat karakter dan rasa nasionalisme generasi muda, anggota Koramil 1613/Terisi kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan edukatif yang digelar di lingkungan pendidikan. Pada Kamis, 17 Juli 2025, dua personel Babinsa, Serka Sanudin dan Serka Castra, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Yayasan Nurul Mardiyah, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung di lingkungan kampus MTS dan SMK Yayasan Nurul Mardiyah. Para siswa baru disambut dengan materi yang membangun semangat cinta tanah air dan komitmen bela negara, disampaikan langsung oleh para Babinsa yang berpengalaman. Materi yang diberikan meliputi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), nilai-nilai dasar bela negara, serta latihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Kepala Yayasan Nurul Mardiyah, KH. Abdullah Toha, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi TNI dalam dunia pendidikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi negara dalam membangun karakter pelajar yang tangguh dan berwawasan kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi.
Selain itu, keterlibatan Babinsa juga diapresiasi oleh para guru dan tenaga pendidik di lingkungan yayasan. Mereka menilai bahwa pendekatan yang dilakukan melalui kedisiplinan dan pemahaman sejarah kebangsaan sangat penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan. Latihan baris-berbaris yang dikombinasikan dengan penyampaian materi bela negara menjadikan suasana belajar lebih dinamis dan berkesan. Suasana kebersamaan dan semangat juang yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bekal awal dalam perjalanan mereka menempuh pendidikan di lembaga tersebut.
Menurut Serka Sanudin, pembinaan melalui MPLS bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para pelajar untuk mencintai bangsa dan negaranya, serta menjauhi perilaku-perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dan ditutup dengan doa bersama. Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian acara berjalan dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat. Keterlibatan aktif seluruh komponen sekolah juga menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter
