Babinsa Kawal Proyek Strategis! Sosialisasi Pengadaan Tanah Bendungan Cipancuh
Indramayu – Proyek strategis nasional di wilayah Kabupaten Indramayu kembali mendapat perhatian serius dari aparat kewilayahan. Babinsa Desa Situraja, Sertu Ade Widarya, turut melakukan monitoring kegiatan sosialisasi pengadaan tanah untuk area Bendungan Cipancuh yang berlangsung di Kecamatan Gantar, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut digelar di Posko Perum Jasa Tirta (PJT) II Bendungan Cipancuh, tepatnya di Blok Wadukan RT 05 RW 02 Desa Situraja. Sosialisasi ini dilaksanakan oleh pihak BBWS Citarum sebagai bagian dari tahapan penting dalam proses pengadaan lahan untuk pengembangan bendungan.
Langkah pengawalan dan monitoring yang dilakukan Babinsa ini menjadi bagian dari perhatian jajaran komando atas, termasuk Yth. Dandim 0616/Indramayu, guna memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Sejumlah pihak terkait hadir dalam kegiatan tersebut, menunjukkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mendukung kelancaran proyek. Di antaranya Kuwu Desa Situraja Ridwan Zakaria, perwakilan BBWS Citarum yakni Bapak Maman dan Bapak Yusman A, serta perwakilan PJT II Bendungan Cipancuh Bapak Sandi.
Turut hadir pula Babinsa Situraja Sertu Ade Widarya dan Bhabinkamtibmas Bripka Arif Setiaji yang melakukan monitoring langsung di lokasi. Sekitar 30 warga masyarakat juga hadir sebagai peserta sosialisasi, khususnya mereka yang terdampak atau memiliki lahan di area yang direncanakan.
Dalam kegiatan tersebut, pihak BBWS Citarum menyampaikan sejumlah poin penting terkait proses pengadaan tanah. Salah satunya adalah penjelasan mengenai dokumen pengadaan tanah yang harus dipahami oleh masyarakat sebagai pemilik lahan.
Selain itu, masyarakat juga diberikan informasi terkait mekanisme pengajuan penawaran harga tanah melalui formulir resmi yang telah disiapkan. Proses ini diharapkan berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi warga yang terdampak.
Tidak hanya sebatas penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan tinjauan langsung ke lokasi lahan yang akan menjadi bagian dari proyek Bendungan Cipancuh. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada masyarakat terkait area yang akan dikembangkan.
Sertu Ade Widarya menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses sosialisasi berjalan kondusif serta menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pihak pelaksana proyek.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Harapannya tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam sektor pengelolaan sumber daya air dan pertanian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat terlihat antusias mengikuti jalannya sosialisasi dan aktif dalam sesi diskusi.
Sekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan sosialisasi resmi selesai tanpa adanya kendala berarti. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar sesuai dengan rencana.
Dengan adanya pengawalan dari aparat TNI dan Polri, diharapkan proses pengadaan tanah Bendungan Cipancuh dapat berlangsung transparan, aman, dan memberikan manfaat besar bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indramayu.
